Headlines News :
Home » » PAN TAK PERSOALKAN PT

PAN TAK PERSOALKAN PT

Written By gresik satu on Senin, 27 Februari 2012 | Senin, Februari 27, 2012

KEBOMAS-PartaiAmanat Nasional (PAN) tidak mempersoalkan kenaikan parliamentiary threshold (PT) atau syarat ambang batas bagi parpol masuk ke parlemen dalam Pemilu 2014 mendatang. Sebab, PAN meemiliki basis konstituen yang jelas.
“Kita siap saja, berapapun PT yang ditetapkan. Target yang kita tetapkan, ada kenaikan 2 digit  sehingga perolehan kursi PAN 10 persen di parlemen dalam Pemilu 2014 nanti,”tandas Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPP PAN, Viva Yoga Mauladi seusai membuka Musda III DPD PAN Gresik, kemarin.
Hanya saja, PAN mendesak kepada panitia khusus (pansus) DPR RI bersama eksekutif ketika membahas pasal-pasal dalam rancangan UU Pemilu sebagai perubahan atas UU Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD, harus berdasarkan teori-teori politik.
Sebab, pemilu di Indonesia tidak menerapkan teori-teori politik secara murni. Untuk itu, UU Pemilu harus obyektif dan sesuai secara akademik.
“Kalau pakai pendekatan akademik yang obyektif, PT seharusnya hanya 2 persen,”tandasnya.
Anggota DPR dari Dapil X ini menilai, bahwa, penyederhanaan parpol yang dijadikan argumentasi pemerintah maupun partai besar dengan menetapkan PT lebih tinggi sehingga meningkatkan efektifitas sistim presidensil, tidak tepat.
“Ini kebijakan yang menyesatkan. Bukan jumlah partai yang harus diperkecil jumlahnya,”tandas Viva Yoga Mauladi dengan nada sengit.       
Menurutnya, sistim presidentil akan kuat apabila komposisi perolehan kursi parpol di parlemen, ada yang dominan. Selain itu, ada perbedaan ideoligis partai politik yang ekstrem serta kepemimpinan dari eksekutif yang tegas.
“Saat ini, tidak ada parpol yang dominan maupun perbedaan ideology yang ekstrem. Selain itu, figur kepemimpinan seorang Presiden harus kuat, tidak lebay,”imbuhnya.
Kalaupun PT ditetapkan 4 persen, sambung Viva Yoga Mauladi, PAN tetap optimis dapat melampaui. Alasannya, PAN memiliki basis konstituen serta membuka konstituen baru dari pemilih pemula, pemuda, nelayan maupun petani. Apalagi, mass floating masih sebesar 50 persen yang masih bisa digarap hingga Pemilu 2014 nanti.
“Sudah kita gerakkan untuk merangkul pemilih pemula, nelayan maupun petani. Seperti di Gresik, saya perjuangkan petani untuk mendapatkan dana pengembangan usaha agribisnis pedesaan (PUAP) sebesar Rp. 100 juta untuk setiap gabungan kelompok tani,”pungkasnya.(SHO)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : coba ku banyangkan | gresik-satu template | gresik-satu template
Copyright © 2011. gresik-satu - Oke 86
Perubah Template Oleh gresik-satu.blogspot.com Publikasi oleh gresik-satu.blogspot.com
Kekuatan oleh gresiksatu