Headlines News :
Home » , » Tabrak Pohon Ditepi Jalan, 4 Warga Pangkah Wetan Tewas Seketika

Tabrak Pohon Ditepi Jalan, 4 Warga Pangkah Wetan Tewas Seketika

Written By gresik satu on Minggu, 24 Februari 2013 | Minggu, Februari 24, 2013

GRESIK-Warga Desa Desa Tanjungawan Kecamatan Ujung Pangkah dikejutkan dengan kecelakaan yang terjadi di desanya. Sebab, 4 penumpang  mobil  Kijang LSX Tahun 1995 yakni Saifur Rizal, (29) Mohammad Nurul Huda, (36) Izzudin Fatoni (28) dan Syaifudin, (34) semuanya warga Desa Pangah Wetan  Kecamatan Ujungpangkah, tewas seketika setelah menabrak pohon asam ditepi jalan raya Desa Tanjungawan Kecamatan Ujungpangkah Minggu(24/2).
Informasinya, kecelakaan tunggal tersebut berawal ketika mobil dengan Nomor polisi L-1050- BM bejalan dari arah selatan ke utara. Memang, situasi jalan yang mulus tersebut tidak ada penerangan jalan yang memadai. Diduga, mobil yang melaju dengann kecepatan tinggi, mendadak oleng ke kanan dan menabrak pohon Trembesi yang berada di bahu jalan.
Karena benturannya sangat keras hingga posisi mobil setelah menabark dalam posisi  berdiri lurus.Mendengar suara benturan yang sangat keras, warga sekitar terkejut dan mencari asal suara. Setelah dilihat ada mobil yang menabrak  dengan keras hingga ringsek, kemudian melaporkan ke polisi.Petugas unit Laka Lantas yang dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Budi Idayati, bersama dengan Pjs Kanit Laka Iptu Sujiran langusng meluncur ke lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara ( TKP). Dari hasil olah TKP, dugaan sementara  pengemudi dalam  keadaan mengantuk tetapi mengendarai kendaraan dalam kecepatan tinggi.Kemudian, 4 korban yang tewas dievakuasi kamar mayat RSUD Ibnu Sina untuk dilakukan otopsi agar diketahui kemungkinan penyebab lain dari kecelakaan yang merenggut 4 warga Pangkah Wetan Kecamatan Ujung Pangkah.,Pjs Kanit Laka Satlantas Polres Gresik, Iptu Sudjiran, mengatakan kecelakaan terjadi karena pengendara dalam kondisi mengantuk.
"Dari beberapa keterangan, mobil yang mereka tumpangi tiba-tiba berbelok ke arah kanan dan dengan keras menabrak pohon,"ujarnya.Sementara itu, keluarga korban masih tampak menunggui di kamar mayar RSUD Ibnu Sina untuk membawa pulang anggota keluarganya dan segera dikebumikan. Namun, mereka terlihat pasrah meskipun shock sehingga enggan berbicara dengan awak media terkaitkejadian yang merenggut nyawa keluarganya tersebut.
Seperti pengakuan Abdullah Ubaid, kakak kandung salah satu korban yakni Izzudin Fatoni yang masih berada di RSUD Ibnu Sina.
"Adik saya ada putra bungsu dari 7 bersaudara. Saat ini, masih menempuh pendidikan S2 di Malang. Tidak ada firasat apa-apa sebelumnya,"ujar Abdullah Ubaid di ruang tunggu kamar mayat RSUD Ibnu Sina.
Menurutnya, keseharian Alm. Izzudin Fatoni merupakan sosok yang pendiam. Kebiasannya sama dengan pemuda lain yakni ngopi di warung kopi. Tetapi, dia termasuk pemuda yang mandiri.
"Terakhir kali, dia bisa membahagiakan orang tua karena sekolah bayar sendiri,"ujarnya.(sho)

Share this post :

Posting Komentar

 
Support : coba ku banyangkan | gresik-satu template | gresik-satu template
Copyright © 2011. gresik-satu - Oke 86
Perubah Template Oleh gresik-satu.blogspot.com Publikasi oleh gresik-satu.blogspot.com
Kekuatan oleh gresiksatu