GRESIK- Ribuan daun kering sebagai bahan pupuk yang tersimpan di 3 gudang yang berada komplek pergudangan dan industri di Jl. Mayjend Sungkono Km 2,5 Kecamatan Kebomas terbakar, Minggu (14/04).
Untuk memadamkan gudang tanpa plakat nama tersebut, 3 unit PMK dari Pemkab Gresik, PT. Petrokimia Gresik, PT Semen Indonesia bekerja keras untuk melakukan pembasahan agar api tidak membesar.
Namun, proses pembasahan berlangsung sangat lamban karena pemilik gudang tidak menyediakan banyak forklift untuk memindahkan tumpukan daun kering yang dipacking dalam karung tersebut.
Sehingga, cukup mengursa tenaga dari petugas PMK dan pegawai gudang yang membongkar sendiri.
"Seharusnya ada alat berat tetapi yang ukuran kecil untuk membongkar tumpukan itu. Kalau hanya pembasahan saja, lama sekali,"ujar petugas PMK dari Pemkab Gresik, Adi Suprayitno.
Untuk pembasahan, PMK mendapat refill air dari beberapa truk tangki secara bergiliran untuk mengisi air di wadah PMK.
Kebakaran sudah berlangsung sejak pukul 05.00 WIB. Namun, proses pembasahan hingga siang hari belum selesai meskipun dibantu 3 PMK tersebut.
Sementara pemilik gudang seolah keberatan kalau gudangnya yang tanpa papan nama serta nama produknya terus berkelit ketika hendak ditanya oleh awak media. Bahkan, dia meminta agar awak media tidak mengekpos. Bahkan, tak mau menyebutkan identitasnya.
Tetapi, menurut petugas dari Polsek Kebomas yang mengamanakan lokasi, pemilik gudang bernama Hendra Wijaya yang enggan memberikan keterangan maupun identitas kepada awak media yang sedang melakukan pelipuitan.
Karena yang terbakar adalah dedaunan utk bahan pupuk, diperkirakan kebakaran masih akan berlangsung lama. Jika api membesar, sangat berbahaya karena persis disebelahnya merupakan pabril kayu.(sho)
Gudang Bahan Pupuk Terbakar
Written By gresik satu on Minggu, 14 April 2013 | Minggu, April 14, 2013
Label:
peristiwa


Posting Komentar