GRESIK-Semakin banyaknya pengguna narkoba di Kabupaten Gresik, membuat Badan Nasional Narkotika (BNN) Kabupaten Gresik meningkatkan sosilaisasi maupun pencegahan.
Langkah yang dilakukan BNN Kabupaten Gresik dengan sosialisasi dan pembentukan kader pencegahan narkoba di berbagai lapisan. Termasuk di kecamatan-kecamatan.
Selain itu, BNN Kabupaten Gresik meminta instansi pemerintahan untuk komitemen Gerakan Anti Narkoba dengan memberi contoh kepada masyarakat melalui tes urine.
Untuk itu, ratusan kader Anti Narkoba dari berbagai kecamatan mengikuti sosilaisasi dan dilakukan test urine di Gedung PKPRI, Selasa (23/04).
Menurut Ketua BNN Kabupaten Gresik, AKBP Sudiyono, bahwa, pengguna narkoba yang menghuni lembaga pemasyarakat (LP) Banjarsari, Cerme cenderung bertambah. Saat ini, ada 45 tahanan dalam perkara narkoba.
"Pengguna narkoba semakin marak, yang terlihat banyak tahanan di lembaga pemasyarakatan.Makanya, kita sosisialisasi. Khususnya, kita ingin menghentikan pengguna,"ujarnya.
Dari tes urine yang dilakukan pada PNS hingga di Kecamatan kalau ada yang terindikasi positif, maka ditindaklanjuti oleh Kasi Pemberantasan Narkoba BNN Kabupaten Gresik.
"Tapi, kita harus positif bener. Karena, ada yang psotif setelah minum obat atau jamu karena sakit. Tapi, kalau ada yang positif pengguna narkoba, kita akan rehab dan kita lacak penyuplainya darimana. Jangan hanya pengguna saja yang digebuki polisi. Tapi pengedarnya,"tukasnya.
Ditambahkan, Gerakan Anti Narkoba harus disukseskan. Setalah Kepolisian, Muspida, Dewan hingga muspika, lanjut AKBP Soediyono, pihaknya juga melakukan tes urine pada Pengadilan dan Kejaksaan.
"Kita perintahkan semua instansi pemerintahan tes urine termasuk kejaksaan dan pengadilan,"tuturnya.(sho)
PNS Di Kecamatan Jalani Tes Narkoba
Written By gresik satu on Selasa, 23 April 2013 | Selasa, April 23, 2013
Label:
humaniora


Posting Komentar