GRESIK-Inovasi terus dilakukan oleh Satlantas Polres Gresik dengan Launching Lantas Gresik Peduli Pelajar yang berlangsung di SOR Tri Dharma, Sabtu (23/2)
Motto kegiatan tersebut adalah peduli dengan pelajar yang berkendara di jalan raya sama dengan peduli masa depan mereka.
Launching tersebut diisi oleh penampilan grup band yang merupakan bagian kampanye peduli pelajar.
Menurut Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Budi Idayati bahwa, pendekatan yang dilakukan polisi pada pelajar melalui musik band. Sehingga, kampanye peduli palajar tersebut mengurangi pelajar jumlah pelajar yang menjadi korban kecelakaan di jalan raya.
"Berdasarkan catatan Satlantas Polres Gresik, kecelakaan yang melibatkan pelajar selama tahun 2012 mencapai 177 siswa dengan 30 pelajar yang meninggal dunia. Sedangkan pada tahun 2013 hingga pertengahan Januari, jumlah kejadian ada 17 kasus dengan korban meninggal dunia 2 pelajar,"tuturnya.
Sebelumnya launching Lantas Gresik Peduli Pelajar juga digelar pelatihan safety ridding serta sosialisasi UU No. 22 tahun 2009 tentang lalulintas dan angkutan jalan.
Satlantas Polres Gresik juga mendata jumlah pelajar yang menggunakan kendaraan bermotor namun tidak memiliki SIM.
"Tanggal 25 Februari ini, Satlantas Polres Gresik juga akan menggelar Lomba Tertib Berlalu lintas bagai pelajar se-Kabupaten Gresik,"tuturnya.
Sementara itu, Bupati Sambari Halim Radianto dalam sambutannya mengatakan bahwa implikasi dengan suburnya industri di Kabupaten Gresik maka meningkatnya jumlah penduduk. Maka, pemakai jalan lebih besar. "Sehingga, pengarahan dan pelatihan dari Polres Gresik dapat berguna bagi anak-anak. Dengan pelatihan yang di dapat, anakianak dapat menjadi pemakai jalan yang benar,"tandasnya.(sho).
Launching Lantas Peduli Pelajar
Written By gresik satu on Sabtu, 23 Februari 2013 | Sabtu, Februari 23, 2013
Label:
Hukum,
pendidikan


Posting Komentar