Headlines News :

Tampilkan postingan dengan label pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pendidikan. Tampilkan semua postingan

Bikers Gresik Deklarasi Dukungan Jokowi-JK

GRESIK-Ratusan bikers yang tergabung dalam Gresik Motor Club (GMC) mendeklarasikan dukungannya pada pasangan Jokowi-JK.
Bentuk konkrit dukungan tersebut dituangkan dalam tanda tangan diatas kain sepanjang 5 meter yang dipasang di Sekretariat Barisan Relawan Gresik (Bawan Gresik) yang terletak di Jl. Panglima Sudirman, Minggu (22/6).
Selain itu, mereka secara simbolis memasang pin Jokowi-JK di baju bikers yang dikenakan. Penyematan pin dilakukan secara simbolis oleh pembina Bawan Gresik, Suhandoyo didampingi Ketua Bawan Gresik, Suhargono. Kepada Ketua GMC, H. Sarjono disaksikan Ketua DPC PDIP Gresik, Hadi Kusono.
"Banyak yang dari partai politik di seberang sana yang kembali untuk mendukung ke Jokowi JK. Saya yakin Jokowi-JK menang dalam Pilpres nanti,"ujar Suhandoyo dalam sambutannya.
Selain itu, lanjut Suhandoyo, deklarasi dukungan kepada pasangan Jokowi-JK dilakukan atas inisiatif relawan sendiri. Tanpa meminta sumbangan atau biaya dari pasangan Capres Jokowi-JK.
"Semua biaya berasal dari relawan sendiri. Ada tukang parkir yang menyumbangkan kaos atas inisiatif dan uangnya sendiri. Memang tak banyak, tapi itu menunjukkan dukungannya kepada Jokowi-JK,"tandasnya.
Seusai mendeklarasikan dukungannya dan membubuhkan tandatangan, ratusan bikers melakukan konvoi keliling kota Gresik dengan pengawalan polisi.
Sebelumnya, Ketua DPC PDIP Gresik, Hadi Kusono menyatakan, bahwa, berbagai komunitas di Kabupaten Gresik menyatakan dukungannya ke pasangan Jokowi-JK atas inisiatifnya sendiri.
"Berbagai komunitas menyatakan dukungannya ke pasangan Jokowi-JK. Kita sangat berterima kasih dengan dukungan itu. Kita optimis dengan berbagai dukungan itu, pasangan Jokowi-JK akan menang di Kabupaten Gresik,"tandasnya.(sho)

STAI Al-Azhar Menganti - Al-Azhar Mesir Teken MoU Pendidikan Islam Moderat

GRESIK-Konsistensi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Azhar Menganti dalam menjunjung tinggi islam moderat dan toleran mendapat respon positif dari Kedutaan Besar Mesir dan Universitas Al-Azhar Mesir.
Untuk itu, keduanya sepakat meneken perjanjian kerjasama atau memorandum of understanding (MoU) dalam bidang pendidikan Islam moderat yang berlangsung di kampus STAI Al-Azhar di Kecamatan Menganti, akhir pekan ini yang dihadiri Kepala Kemenag Gresik, para kiai dan masyayikh.
Secara konkrit, kerjasama tersebut ditunjukkan dengan memberi kesempatan kepada 3 siswa dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Al-Azhar Menganti untuk mengikuti studi di Kampus Al-Azhar di Mesir secara gratis.
Lembaga Pendidikan Islam Al-Azhar Menganti dibawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Darul Ihsan memiliki pendidikan mulai STAI, SMA, SMK, SMP, MI, RA, dan PAUD.
Pengasuh Yayasan Pondok Pesantren Darul Ihsan, Drs. KH. Mulyadi, MM selaku dalam sambutannya mengatakan bahwa sejak STAI Al-Azhar berdiri. Pada tahun 2000 hingga sekarang, sangat menjunjung tinggi islam moderat dan toleran.
"Dalam Islam, sikap moderat dan toleran memang sangat dianjurkan. Ada hadits yang diriwayatkan Tabrani menjelaskan bahwa, Nabi Muhammad SAW mengatakan, bahwa, sebaik-baiknya perkara adalah yang dipertengahan atau moderat. Disini, moderat yang artinya kita harus berlaku adil, mengambil jalan tengah, tentu diatas keadilan Islam bukan yang lain,"tandasnya.
Sikap adil, lanjut KH. Mulyadi, bukan hanya kepada sesama muslim, tetapi juga seluruh umat manusia. Bahkan juga kepada alam dan segala isinya. "Inilah konsep Rahmatan Lil Alamin dalam Islam,"paparnya.
Sementara itu, Dubes Mesir untuk Indonesia, Bahaaeldeen Dessouki menambahkan bahwa kampus Al-Azhar Mesir sebagai pusat pendidikan Islam di Mesir sangat respek dan mendukung dengan STAI Al-Azhar Menganti Gresik yang mengedepankan Islam Ahlussunah Waljamaah (Aswaja) yaitu islam yang menolak terorisme dan ekstremisme.
selain penandatangan kerjasama juga digelar Seminar Internasional yang mengangkat tema "posisi islam tentang terorisme dan ekstremisme". Tema tersebut sesuai dengan tujuan kerjasma yaitu menekankan pada peran pendidikan islam yang moderat dan toleran.(sho)

BEM STIMSI Bantu 1000 Pohon

GRESIK-Pentingnya kesadaran masyarakat akan lingkungan hidup saligus meningkatkan penegakan hukum di bidang lingkungan hidup membuat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Manajemen Semen indonesia (STiMSI) tergerak melakukan kegiatan penanaman 1000 pohon atau go green.
Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Hari Bumi dengan rtujuan untuk meningkatkan kesadaran dan antusiasme masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar. Dengan mengusung tema "Lets Save The Earth" upaya mahasiswa STiMSI bersama masyarakat, bergotong-royong dalam upaya penghijauan dengan menanam bibit pohon.
Secara simbolis kegiatan tersebut dilakukan dengan pemberian pohon kepada Kepala Desa (Kades) Semampir Kecamatan Cerme, Ali Asan, Minggu (1/6).
Menurut Ketua Yayasan Semen Gresik Foundation, Soesetyoko Suwandi mengatakan, bahwa, enanaman 1000 pohon tersebut dilakuakan sebagai bentuk responsif mahasiswa STiMSI terhadap lingkungan sekitarnya.
"ini (penanaman 1000 pohon) adalah bentuk aplikatif mahasiswa di masyarakat dan lingkungan. Kami sangat mendukung penuh atas kegiatan positif yang dilakukan mahasiswa STiMSI,"ujarnya.
Adapun tanaman yang diberikan adalah Genitu, Bintaro, Juwet, Kawesta, Kemiri Sunan, dan berbagai tanaman hortikultura.
Bibit pohon tersebut diperoleh dari beberapa pihak pendukung antara lain Semen Gresik Foundation, BLH .Gresik.
Selain melakukan penanaman bibit pohon, mahasiswa mengajak anak-anak dari desa tersebut untuk melakukan kegiatan bersih desa dengan mengumpulkan sampah terbanyak.(sho)

Siswa SMAN 1 Manyar Raih NUN Tertinggi di Gresik

GRESIK-Siswa dari SMAN 1 Manyar untuk program bahasa kembali tercacat sebagai peraih NUN (nilai ujian nasional) tertinggi di Kabupaten Gresik.
Lia Asfarina mencatatkan diri sebagai peraih NUN tertinggi dengan nilai 54,65. Sehingga, dia meneruskan dominasi program bahasa di SMAN 1 Manyar yang selalu meraih NUN tertinggi setiap tahunnya di Kabupaten Gresik.
"Siswa dengan nama Lia Asfarina peraih NUN tertinggi di Kabupaten Gresik,"ujar Kabid Dikmen Dinas Pendidikan Gresik, Nur Maslichah di ruang kerjanya, Selasa (20/05).
Untuk NUN tertinggi se-Kabupaten Gresik program IPS diraih Devi Andita Novianti) dari SMAN 1 Sedayu dengan nilai 52.4. Sedangkan NUN tertinggi untuk program IPA diraih Alfian Rahman dari SMAN 1 Gresik dengan nilai 53.6.
"Untuk NUN tertinggi di Tingkat Jawa Timur memang tidak diumumkan. Jadi kita tidak tahu, apakah siswa Gresik sebagai peringkat 10 besar peraih NUN tertinggi di Jawa Timur,"tandasnya.
Kendati ada beberapa siswa yang NUN tinggi, tetapi ada 4 siswa yang tak lulus di Kabupaten Gresik. Mereka berasal dari 2 SMA di Kecamatan Driyorejo.
"Nilai akhirnya (keempat siswa) tidak memenuhi, sehingga tak lulus,"terangnya.
Padahal, sambung Icha-sapaan akrab Nur Maslichah, nilai keempat siswa tersebut dari sekolahnya sudah memenuhi standar. Tetapi ketika digabung dengan nilai UN, tak memenuhi standar kelulusan minimal 5,5.
"Kita akan tawarkan untuk mengikuti ujian paket C yang diselenggaran pada Agustus nanti, atau mereka mengulang lagi didekolah yang sama. Pihak sekolahnya sudah melakukan pendekatan dengan orang tua dan siswanya untuk memutuskan,"tandasnya.
Diakui Icha, tingkat kelulusan tingkat SMA sederajat di Kabupaten Gresik tidak 100 persen tetapi 99, 97 persen karena ada 4 siswa yang tak lulus tersebut.
"Kalau seluruh siswa SMK lulus. Tetapi 4 yang tidak lulus dari siswa SMA,"pungkasnya.(sho)

Beri Motivasi Belajar, Bantu Bea Siswa dari Kocek Pribadi

GRESIK-Kepedulian yang tinggi terhadap dunia pendidikan ditunjukkan oleh Direktur Utama (Dirut) PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk, Dr. Ir. Dwi Soetjipto dalam memotivasi semangat belajar.
Sebab, dia merogoh koceknya sendiri sekitar Rp. 29.000.000,- yang digelaontorkan untuk bantuan bea seiswa bagi 6 mahasiswa di Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Semen Indonesia (STIMSI), Senin (12/05).
Mereka yang mendapatkan bea siswa yakni Ana Khusnul Awaliyah, Naila Vardana dan Mutimmatul Faidah
dari program study (Prodi) manajemen:
Kemudian Dewi Anissa Yakin, Ismi Maisaroh dan Noni Dea dari Prodi Manajemen Rekayasa. Masing-masing mendapatkan bea siswa @ Rp. 4.900.000,-
Sebelum menyerahkan secara langsung bea siswa, Dwi Soetjipto dengan santainya mengendarai sepeda onthel ke Kampus STIMSI, yang jaraknya sekitar 1 km dari kantor utama PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk.
"Bea siswa ini hanya sebagai stimulus atau pendorong dan motivasi dalam belajar," pesan Dwi Soetjipto kepada mahasiswa yang disaksiakan oleh perwakilan yayasan, dosen serta mahasiswa STIMSI. (sho)

MBSI Juarai International Marching Band Festival 2014

GRESIK- Prestasi membanggakan ditorehkan Marching Band Semen Indonesia (MBSI) dengan meraih juara I pada ajang Thailand International Marching Band Festival 2014 Kategori Marching Show & Display Final yang diserahkan oleh Director of General Departement of Physical Education Ministry of Tourism and Sports Thailand Saenchan Varasumanta di Stadiun Nasional Bangkok Thailand.
Kedatangan MBSI kembali ke tanah air disambut oleh Kepala Departemen Penglelohan Sosial dan Lingkungan Korporasi Semen Indonesia Wahyudi Heru dengan mengalungkan bunga ucapan selamat kepada peserta Marching Band.
"Kami sangat bangga atas prestasi para peserta Marching Band, ini merupakan perjuangan dan keberhasilan kami semua dalam membina club binaan Semen Indonesia,"ujarnya dalam acara penyambutan di Wisma A Yani, Kamis (08/05).
Kategori Marching Show & Display Final merupakan kolaborasi konfigirasi devisi team marching band dengan iringan musik (Spy , Live or Die , My heart and I , Mission of the Spy), ditambah dengan formasi gerakan peserta yang kompak.
"Kekompakan para peserta dan perpaduan antara gerak dan musik ini lah yang membuat marching band Semen Inodonesia menjadi juara satu di ajang internasional, ini sekaligus menjadi kebangaan Indonesia di kanca Internasional". Ujar Wahyudi Heru.
Acara Thailand International Marching Band Festival 2014. tersebut diikuti 28 tim Marching dari beberapa negara diantaranya Singapore, Thailand dan Indonesia dengan 10 Tim Juri dari Drum Corps International yang berasal dari Amerika, Jepang dan Thailand, Marching Band Semen Indonesia mengirimkan personil sebanyak 152 orang terdiri 121 orang pemain , 6 orang pelatih, 26 crew /official.
"Ini adalah ajang yang kali pertama marching band dari Indonesia menjadi juara di ajang internasional, kami berharap kejuaraan ini terus ditingkatkan dan ke depan MBSI menjadi andalan Indonesia di kanca Internasional". Tutur Wahyudi heru
Adapun lomba yang diselenggarakan dalam kejuaraan Thailand International Marching Band Festival 2014 meliputi Street parade ( Unjuk gelar mempresentasikan atau mempromosikan masing masing negara peserta ), Drum Fight ( Unjuk ketangkasan dalam memainkan performance alat alat perkusi ) serta Marching Show & Display ( Unjuk gelar konfigurasi keseluruhan divisi team Marching Band )
Marching band merupakan salah satu club binaan Semen Indoneia melalui program CSR yang berdiri pada tanggal 16 februari 1986, dengan nama Marching Band Pramuka Semen Gresik, kemudian berganti nama lagi Marching band persatuan pelajar putra semen Gresik, pada akhir tahun 1999 berubah menjadi Marching Band Semen Gresik, dan sejak tahun 2013 seiring dengan perubahan nama Perseroan maka Marching Band Semen Gresik berubah menjadi Marching Band Semen Indonesia yang anggotanya berasal dari para pelajar, mahasiswa serta pegawai di lingkungan kota Gresik dan sekitar Jawa Timur.(sho)

Siswa SMK PGRI Gresik Juara Robitka Tingkat Nasional

GRESIK- Kreatifitas 3 siswa Sekolah Menengah Kejuruhan (SMK) PGRI Gresik patut diapresiasi. Sebab, mereja menjuarai lomba robotika tingkat nasional yang diselenggarakan Institut Teknologi Surabaya (ITS) Surabaya.
Ketiganya yakni M Gilang, Ahmad Iqbal Ghozali dan dan M Wildan Nur Karim.
"Semua berkat bimbingan guru-guru yang ada di sekolah. Kita memang suka bermain robot-robotan sejak kecil," ujar M Wildan Nur Karim seraya terus memainkan robot Line Tracer buatannya, Rabu (07/05).
Sebanarnya, tidak ada jurusan elektro maupun robotika disekolahnya. Namun, kegiatan ini hanya diwadahi dalam ekstrakulikuler saja. Selain itu,robot yang diciptakannya ini juga tidak terlalu rumit seperti peserta lomba yang lain. "Robot buatan kami ini sangat mudah. Untuk membuatnya, kami juga banyak menggunakan bahan-bahan yang tidak terpakai seperti fiber glass bekas dan styrofoam (gabus-red) ," ungkapnya.
Robot buatan ketiga siswa tersebut ada dua jenis, yakni robot line tracer yang dapat mengikuti lintasan garis hitam dan robot amfibi yang dapat berenang diair maupun melewati tanjakan.
Untuk robot amfibi, mereka terinspirasi dari tank-tank amfibi serta truk sampah. "Untuk membuat robot ini kami hanya membutuhkan biaya sebanyak Rp 1 juta saja, sedangkan untuk Line tracer lebih murah lagi yakni Rp 500 ribu," terangnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMK PGRI Gresik Arif Susanto mengatakan, bahwa, sebenarnya tidak ada guru yang memiliki kompentensi di bidang robotika. Karena, tidak ada jurusan elektro di sekolah ini.
"Ini murni kreatifitas siswa mas, kami hanya menyediakan wadah serta pendamping yang juga alumni sekolah ini dan pernah juara III lomba semacam ini," ungkapnya.(sho)

Lantik 18 Kader UKS

GRESIK- Sebanyak 18 siswa mulai SD hingga SMA sederajat dilantik sebagai Kader Usaha kesehatan sekolah (UKS) oleh Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Gresik, Hj. Maria Ulfah Sambari HR. Di gedung Mandala Bhakti Praja, Rabu (07/05).
"Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) adalah wahana belajar mengajar untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat dan selanjutnya membentuk perilaku hidup sehat anak usia dini atau anak sekolah. UKS merupakan terobosan strategi untuk mencapai kemandirian siswa dalam mengatasi masalah kesehatan dan monolong dirinya sendiri di bidang kesehatan,"ujar Maria Ulfa dalam sambutannya.
Ditambahkan, siswa yang telah dilantik sebagai kader UKS di lingkungan sekolah, agar bisa menpkan program UKS tentang 8 gol UKS kepada teman-teman sekaligus mensosilisasikan arti hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah.
"Jadi perilaku hidup bersih dan sehat harus di mulai dari diri kita sendiri, lalu ke keluarga kemudian di masyarakat,"tandasnya.
Begitu pentingnya hidup sehat di lingkungan sekolah, sambung Maria Ulfa, sehingga pihaknya berharap agar tugas tersebut benar – benar di lakukan dengan di dasari semangat dan ketulusan hati, sehingga akan benar-benar menjadi kader UKS yang bisa di banggakan. (sho)

Siswa SD Muhammadiyah Diajari Sholat Gerhana

GRESIK -Sekitar 100 siswa SD Muhammadiyah GKB, kyusuk mengikuti jalannya sholat gerhana matahari sebagian yang dilanjutkan khutbah gerhana, Selasa (29/04) . Wakasek SD Muhammadiyaj GKB Sugeg Waras mengatakan, bahwa, pada pukul 10.00 WIB dikabari kalau ada Gerhana Matahari .
"Alhamdulillah. Sholat sunnah gerhana bisa dilakukan sebagai pembelajaran pada siswa. Semoga bisa dilakukan aak aak meski telah lulus dari sekolah ini,"jelasnya.(sho)

Pengawas Ujian SD Diharap Ramah dan Simpatik

GRESIK- Guru pengawas ujian sekolah dasar (SD) diharapkan bisa lebih ramah dan simpatik ketika menjalankan tugasnya.
"Jangan memberi rasa takut kepada murid yang akan mengikuti ujian. Anggaplah siswa yang sedang anda awasi dalam ujiansebagai siswa didik anda. Kalau perlu anggaplah sebagai anak kandung anda sendiri. Tugas pengawas bukan untuk mencari kesalahan tapi mengawasi agar tak terjadi kecurangan,"ujar Wakil Bupati (Wabup) Drs. Moh Qosim, M.Si kepada 301 guru dan kepala sekolah setelah dilantik sebagai pengawas Ujian Sekolah Dasar se Kecamatan Kebomas yang berlangsung di Aula SD Muhammadiyah GKB Gresik, Selasa (29/04).
Qosim juga optimis hasil ujian SD di Kecamatan Kebomas bisa sukses. Sebab, siswa di Kecamatan Kebomas banyak meraih prestasi terutama di bidang pendidikan.
Pelaksanaan Ujian sekolah dasar akan berlangsung mulai tanggal 19- 21 Mei 2014.
Sedangkan  Kepala Unit Pelaksana Tehnis (UPT) Dinas Pendidikan Kecamatan Kebomas, Nuryadi menyatakan bahwa, i Kecamatan Kebomas yang masuk dalam Sub Rayon 02 ini, ujian SD diikuti oleh 1.556 sekolah dari 32 lembaga SD dan MI.
" Pentingnya dilaksanakan pelantikan serta pengarahan untuk pengawas ujian SD ini agar para Pengawas lebih simpatik seperti yang diarahkan Wakil Bupati,"ujarnya.
Ditambahkan oleh Nuryadi,bahwa. pengawas ujian yang ada diruangan adalah penguasa mutlak pada ruang ujian yang dijaganya.
" Saya berharap kepada pengawas untuk berpenampilan lebih menarik, ramah dan tersenyum. Namun yang lebih penting para pengawas harus cermat, terutama saat mencocokkan nomer lembar jawaban komputer (ljk) dengan nomer peserta serta ljk tersebut disusun urut dan lengkap. Tanggung jawab para bapak dan ibu pengawas tentang kelengkapan tersebut" tegas Nuryadi.  (sho)

Siswa SD Muhammadiyah GKB Diajari Buat Pot dari Limbah

GRESIK- Siswa SD Muhammadiyah GKB diajari kreatifitas sejak usia dini. Mereka dibagi beberapa kelompok yang kemudian diajari membuat pot buga berasal dari kain flanel , stocking bekas, gelas air minum bekas, benang dan tali kawat.
Pertama-tama, kain flanel dipotong mengikuti pola berupa badan gajah, kuda atau aneka jenis binatang. Kemudian, pada bagian punggung di buat lubang yang lebih dahulu diletakkan gelas air minum bekas. Setelah itu, dibungkus stoking bekas yang diikat pada bagian bawah. Untuk, kaki dan wajah binatang di beri tempelan hiasan pemanis sebagai telinga , mulut dan mata.
Setelah semua selesai, tanaman di masukkan pada bagian punggung yang terlebih dahulu di beri campuran bekas gergajian kayu dan tanah. Jadilah pot bunga yang berasal dari bahan limbah.
Salah satu siswi bernama Nurul Aini yang ikut kelompok tersebut merasa bangga bisa membuat bahan yang terbuang menjadi pemanis ruangan.
"Asiyk juga memanfaatkan serta menghiasi bahan limbah. Dan bisa dapat duit,'ujarnya.
Sementara itu, Wakasek SD Muhammadiyah GKB, Sugeng Waras, bahwa, siswanya diajak kreatif dengan berkreasi dari bahan bekas.
"Kami dewan guru hanya membimbing dan mengarahkan. Ini adalah bagian dari pelajaran IPA , lingkungan hidup,"pungkasnya.(ali/sho)

Gelar. Bermacam Lomba Peringati HAN 2014

GRESIK- Suasana alon-alon Gresik yang biasanya sepi, berubah menjadi lautan anak-anak denga kaos seragam berwarna merah di padu hijau dan kuning. Mereka sangat bahagia dalam merayakan Hari Anak Nasional (HAN) yang dilaksanakan di Alon-alon Gresik Rabu (23/04).
Berbagai lomba didakan seperti lomba menari. Lomba dongeng, lomba melukis dengan tangan, lomba montase dan lainnya. Lomba tersebut diikuti pada tingkat PAUD, TK, TKLB serta guru.
"Anak-anak yang hadir di sini adalah anak-anak yang telah disiapkan untuk menjadi pemimpin di kemudian hari. Jadi sangat tepat jika dalam membentuk karakter anak harus di mulai sejak usia dini,"ujar Bupati Dr. H. Sambari Halim Radianto dalam sambutannya.
Kegiatan berbagai lomba HAM tersebut bertujuan meningkatkan kualitas anak dan guru dan memotivasi dalam mengekpresikan diri sendiri maupun orang lain.
Acara tersebut ditandai dengan pengguntingan pita sebagai tanda di mulainya beberapa lomba oleh Ketua TP PKK Gresik, Hj. Maria Ulfa Sambari di dampingi ketua Dharma Wanita Persatuan sekaligus Ketua GOW Gresik, Sholehah Qosim.(sho)

Bupati Sidak, Temukan 2 Siswa Tak Ikut Unas

GRESIK- Pelaksanaan Ujian Nasional (Unas) tingkat SMA Sederajat di Kabupaten Gresik pada hari pertama berjalan lancar, Senin (14/04).
Saat Bupati Sambari Halim Radianto melakukan sidak ke MAN Bungah, SMK Yasmu dan SMAN I Manyar, tidak menemukan kejanggalan maupun penyimpangan. Demikian juga penegasan dari petugas pengwas independen dari Unair Surabaya.
"Tidak ada masalah seperti ruang kelas, naskah ujian maupun peserta ujian nasional," ujar salah satu pengawas Independen bernama Yeti ketika bersama rombongan monitoring Bupati didampingi Wakil Bupati (Wabup) Moh Qosim, Kapolres AKBP E. Zulpan dan Kepala Dinas Pendidikan Gresik, Nadlif.
"Kami do'akan unas berjalan dengan aman dan lancar. Saya juga berharap kepada seluruh pengawas baik dari guru maupun pihak Independen agar bekerj sesuai dengan aturan yang ada, dan saya juga berharapdan berdo'a kepada seluruh siswa atau siswi agar 100% lulus. Bahkan kalau bisa menjadi nomor satu tingkat Nasional,"ujar Bupati Sambari.
Dalam sidak di SMK Yasmu, ada 2 siswa yang tidak ikut Unas karena keduanya sudah mengundurkan diri sejak lama.
"Jadi ketidak ikutan dua siswa ini bukan takut Unas tapi sudah lama mengundurkan diri,"jelasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Gresik Drs. Nadlif menjelaskan bahwa unas di Kabupaten Gresik di ikuti 15.527 siswa dengan perincian 9.730 siswa SMA, 4.611 siswa SMK, 1.180 siswa Paket C dan SMALB sebanyak 6 siswa.
"Kami juga belum mendapat informasi, apakah di beberapa sekolah ada yang tidak ikut Unas. Yang jelas, kami mendapatkan data di SMK Yasmu ada dua siswa yang tidak ikut Unas, karena sebelumnya mereka sudah lama mengundurkan diri,"pungkasnya.(sho)

Jelang Pemberlakukan Kurikulum 2013, Guru Bahasa Inggris Resah

GRESIK- Kurikulum 2013 membuat resah guru yang mengajar Bahasa Inggris. Buktinya, sebanyak 400 guru Sekolah Dasar  (SD) yang mengajar Bahasa Inggris mengadukan nasibnya kepada Pemkab Gresik, Senin (07/04) .
Mereka di terima langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Moh Qosim di ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV kantor Bupati Gresik.
Dalam dialog, mereka mengeluhkan tentang peluncuran kurikulum baru tahun 2013 sebagai pedoman menyongsong dan menyiapkan lahirnya generasi emas Indonesia.
Dalam salah satu poinnya menjelaskan bahwa pelajaran Bahasa Inggris dimasukkan sebagai ektra kulikuler.
"Padahal Bahasa Inggris saat ini sangat perlu dan penting sebagai alat komunikasi International, terlebih sudah sebagian Guru Bahasa Inggris telah bersertifikasi,"ujar salah satu guru dalam dialog.
Dia juga membandingkan sekolah-sekolah swasta sangat memanfaatkan Bahsa Inggris sebagai bahasa komunikasi.
"Jika bahasa Inggris di jadikan hanya sebagai extra kulikuler, saya kwatir orang tua tidak akan mendukung, karena tidak ada kwajiban,"keluhnya. Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Gresik, Nadlif, menjelaskan bahwa kurikulum 2013 ini sifatnya fleksibel  dengan memperhatikan Daerah. Terlebih Perbup tahun 2010 tentang Bahasa Inggris sebagai muatan lokal  mungkin belum di cabut.
"Jika Perbup tersebut belum di cabut maka tinggal menyempurnakan saja, namun jika Perbup tersebut sudah di cabut, teman-teman guru Bahasa Inggris ini menginginkan bahasa Inggris tetap sebagai muatan lokal." Jelasnya.
Sementara itu Wabup, Moh Qosim siap mendukung keinginan para Guru Bahasa Inggris.
"Ini sangat beralasan karena Bahsa Inggris sangat penting dalam berkomunikasi dengan Negara lain dan Bahsa Inggris merupakan bahasa International,"tukasnya.(sho)

Naskah Unas Dikirim ke Bawean

GRESIK-Setelah disimpan di Mapolres Gresik, naskah soal ujian nasional (Unas) untuk siswa di Pulau Bawean, akhirnya dikirim ke Bawean dengan menggunakan kapal cepat Bahari Ekspres,Minggu (06/04)..
Sebelumnya, naskah soal-soal Unas tersebut telah datang di Mapolres Gresik pada 1 April lalu. Ada sekitar 16 kardus yang rencaanya dikirim pada tanggal 3 April lalu. Karena masih ada kekurangan soal untuk paket C dan kaset VCD untuk soal mata pelajaran Bahasa inggris, akhirnya soal-soal tersebut disimpan menunggu lengkap sebelum dikirim.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Gresik M Nadlif kepada wartawan mengatakan,bahwa, keterlambatan pengiriman naskah soal ke Bawean karena menunggu kaset VCD yang belum dikirim dari Disdik Jatim. "Setelah kekurangannya dikirim, kami langsung berangkatkan semua naskah dan keperluan unas lainnya," katanya.
Selain kepingan kaset VCD yang terlambat dikirim, pihaknya juga masih menunggu soal ujian paket C. "Jadi, kalau sebelumnya hanya 16 kardus, akhirnya ada 23 kardus yang kami kirim," jelasnya.
Dalam pengiriman soal unas itu, ada ada satu orang dari tim independen yang ikut mengantarkan ke Bawean. "Ada tiga orang yang mengamankan," tambahnya.
Dalam pemberangkatan juga bersamaan dengan anggota polisi yang berangkat ke Bawean untuk pengamanan pemilu. "Sekitar 38 personil anggota polisi juga turut satu kapal dengan naskah unas," imbuhnya.
Di Pulau Bawean, peserta Unas SMA sederajat. sebanyak 809 peserta unas yang digelar 14 April di Kecamatan Sangkapura dan Kecamatan Tambak.
"Setelah sampai di Bawean akan langsung dijemput Polsek Sangkapura," pungkasnya.(sho).

Siswa TK Muslimat NU 29 Kunjungi Kantor Bupati Gresik

GRESIK- Siswa dari TK Muslimat NU Mahkota 29 mengunjungi Kantor Bupati Gresik untuk pembelajaran di luar sekolah yang diterima langsung oleh Bupati Sambari Halim Radianto dan Wakil Bupati (Wabup) Moh Qosim serta pejabat lainnya di ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik, Rabu (02/04).
Pembelajaran di luar sekolah atau Environment Learning khususnya (aktive Learning) dari TK Muslimat Mahkota 29 sangat Istimewa. Pasalnya anak-anak langsung bertatap muda dan berdialog langsung dengan kedua pimpinan Gresik.
"Bagaimana caranya menjadi Bupati," tanya salah satu siswa TK Muslimat NU, Jidan kepada Bupati Sambari Halim Radianto.
"Jadi Bupati, itu mudah. Pokoknya kuncinya adalah rajin dan rajin belajar. Jika anak-anak rajin belajar, saya yakin bisa dengan mudah menjadi Bupati,"jawabnya.
Pertanyaan ceplas ceplos juga diajukan oleh Kaila, siswi TK Muslimat Mahkota 29 lainnya.
"Capek ngak jadi Bupati?"tanyanya.
Menjawab pertanyaan tersebut, Bupati Sambari menhelaskan, bahwa, kuncinya ada niatan.
"Jika kita bekerja dengan niat ibadah, Insya Allah, ngak capek. Ttapi jika niatnya mencari uang, maka akan cepat capek,"ujarnya.
Sementara itu Kepala Sekolah TK Muslimat NU Mahkota 29, Hidayatul Ilmiah menjelaskan bahwa kunjungan 160 sisiwanya tersebut merupakan bentuk pembelajaran di luar sekolah, agar anak-anak bisa menambah pengetahuan khususnya tentang pemerintahan.(sho)

SD Muhammadiyah GKB Gelar Bazar Tanaman

GRESIK-Guna lebih mengenalkan aneka jenis tanaman yang bermanfaat kepada siswa dan wali murid, SD Muhammadiyah 1 GKB menggelar bazar tanaman bermanfaat di halaman sekolah. Kegiatan tersebut berlangsung sejak Selasa (04/02) hingga Kamis (06/02).
Menurut Wakasek SD Muhammadiyah 1 GKB, Sugeng Waras, berharap siswanya lebih mengenal dengan dekat aneka tanaman serta proses dari menanam hingga pemupukan.
"Kalau hanya teori saja, kan kurang lengkap. Dengan menggelar bazar, kita lebih mengenalkan pada siswa tentang tanaman, karakteristik, manfaat bagi manusia dan lingkungan. Juga di dukung oleh penjualan buku-buku yang berhubungan dengan tanaman,"paparnya.
Kegiatan tersebut menarik minat wali murid yang mengantarkan anaknya ke sekolah. Mereka segera mendatangi stand bazar karena tanaman yang disediakan memiliki jenis unggul dan kualitas F1 atau turunan pertama. Seperti tanaman sawo , rambutan, kelengkeng serta aneka tanaman tahunan yang bisa dibudidayakan pada lahan sempit . Tak ketinggalan aneka tanaman hias .
SD muhammadiyah GKB menggandeng Trubus yang memang dikenal sebagai penyedia bibit tanaman unggul.
"Bagi kami, tidak seberapa mengambil keuntungan. Tetapi pada pengenalan tanaman serta menfaat nya serta pendidikan pada perawatannya ,"ujar marketing Trubus, Wahyu (ali/sho)

Mahasiswa dan Pemuda Diminta Mulai Perubahan

GRESIK-Mantan anggota DPR RI, Hj. Lilik Chodijah Wahid mengajak seluruh mahasiswa dan pemuda untuk segera memulai perubahan moral.
"Saya berpesan kepada anak-anak saya disini, mari kita lakukan perubahan moral dari sini. Saya yakin perubahan ini yang sangat dibutuhkan," tuturnya dalam Seminar Nasional dengan tema "Kilas balik perjuangan dan Pergerakan NU dari Masa Ke Masa" yang di gelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Institut Keislaman Abdullah Faqih (BEM-INKAFA) yang berlangsung di Musholla Pondok Pesantren Mambaus Sholihin, Selasa (07/01).
Lili Wahid juga membedah perjuangan dan pergerakan kakeknya KH. Hasyim Asyari sebagai spirit.
Sedangkan Sekretaris PWNU Jatim, Ahmad Muzakki berpesan kepada ratusan mahasiswa untuk terus bersosialisasi dengan masyarakat. Sehingga kekuatan mahasiswa dan pemuda berarti bagi perjuangan untuk agama dan bangsa.
Presiden BEM INKAFA, M. Zuman (22) mengatakan kegiatan seminar nasional dengan menghadirkan Tokoh-tokoh Nasional merupakan aktifitas pembelajaran yang paling konkret
"Dengan dua tokoh besar yaitu Nyai Lilik Wahid dan Sekretaris PWNU saya harap dapat menginspirasi teman-teman," katanya.(sho)

Siswa SD Diajari Tertib Lalu Lintas

GRESIK-Pelajaran tertib berlalu lintas ditanamkan kepada siswa SD Muhammadiyah GKB yang diberikan oleh jajaran Sat Lantas Polres Gresik, Senin (16/12).
Kemudian Kasat Lantas Polres Gresik AKP Muhammad Faishol memberangkatkan pawai sepeda hias yang juga di ikuti 14 kereta kelinci.
Start dari halaman sekolahan , menyusuri jl Sumatera , Jl Jawa , Jl. kalimantan berputar kembali ke sekolah untuk menyaksikan wayang boneka semeru yang di pusatkan di lapangat futsal milik SD tersebut . Kasat Bimas Polres Gresik, AKP Suyatmi dalam sambutannya justru sering mengajak siswa siswi untuk cerita dan menyanyi .
Kegembiraan anak anak ini bertambah dengan adanya 2 boneka polisi yang maskot binmas dan zebra maskot dari sat lantas , yang dengan gaya lucunya .
Wakil kepala SD Muhammadiyah GKB Sugeng waras menjelaskan program ini sengaja di gelar untuk mengenalkan tertib ber lalu lintas pada siswanya.
" Kami sudah sering menggandeng dengan pihak kepolisian. Kalau soal lalu lintas polisi yang lebih paham , dan biar nyambung dengan program polisi yang ber tajuk polisi sahabat anak,"jelasnya .(ali/sho)

SDNU Trate Launching Kantin Sehat dan Gemar Makan Ikan Sejak Dini

GRESIK-Kebiasaan hidup sehat melalui makanan bergizi ditanamkan pada siswa-siswi Sekolah Dasar Nahdlatul Ulama (NU) Trate Gresik.
Untuk itu, SDNU Trate Gresik launching gerakan gemar ikan sejak dini sekaligus peresmian kantin sehat yang dilakukan oleh Ketua PKK Gresik, Hj. Maria Ulfa Sambari Halim Radianto, Jum'at (06/12).
Seusai diresmikan, para siswa maupun orang tua yang hadir, menikmati berbagai olahan berbahan ikan yang sehat. Bahkan, istri bupati berbaur untuk menyantap makanan berupa sosis hingga bakso berbahan ikan tersebut.
Menurut Ketua Yayasan Perguruan Pendidikan NU Trate, Suwito Hadi bahwa, gerakan gemar makan ikan merupakan langkah mencerdaskan anak bangsa.
"Ikan dapat mencerdaskan anak karena mengandung protein tinggi.
Gizi ikan sangat baik kepada anak karena mengarah pada fungsi otak dan retina,"ujarnya.
Kendati ikan memiliki nilai gizi tetapi kebersihan harus tetap dijaga. Termasuk penyajian harus tetap menarik serta harganya terjngkau. "Empat elmen ini, harus dikedepankan supaya panganan ikan disukai anak-anak,"tukasnya.
Untuk gerakan gemar makan ikan sejak dini dan launching kantin sehat, SDNU Tratae Gresik mendapatkan bantuan rombong dari CSR PT. Bursa Efek Jakarta (BEJ).
Sementara itu, perwakilan dari Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP)Gresik, Mansyur yang hadir dalam kegiatan tersebut menyatakan, bahwa pihaknya sangat mendukung.
"Kita sangat mendukung karena baru pertama kali muncul di Gresik,"ujarnya.
Dalam peresmian tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Gresik, Nadlif.(sho)

 

Artis ibukota hadiri deklarasi anti narkoba di Gresik
Support : coba ku banyangkan | gresik-satu template | gresik-satu template
Copyright © 2011. gresik-satu - Oke 86
Perubah Template Oleh gresik-satu.blogspot.com Publikasi oleh gresik-satu.blogspot.com
Kekuatan oleh gresiksatu