GRESIK-Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Gresik mengundang takmir masjid untuk pemberdayaan masjid. Untuk itu, Ketua DMI awa Timur,Roziqi Dekan Fakultas Dakwah IAIN Sunan Ampel Surabaya, Prof DR Aswadi dan dari perwakilan TOA sound system dihadirkan untuk memberikan materi, Selasa (30/04)
Dalam paparannya, Roziqi yang mantan Kakanwil Depag Propinsi Jawa Timur mengatakan bahwa keberadaan masjid hingga saat ini, lebih banyak hanya ritual belaka.
"Dan hanya dari pengajian ke pengajian, belum menyentuh pemberdayaan,"ujarnya.
Sementara Prof DR Aswadi lebih banyak mengulas tantangan dakwah dimasa kini. Misalnya dampak globalisasi, dakwah yang tematik, akun dakwah dan sebagainya.
"Saat ini, kalau kita mau ngaji kitab sulam tanpa kajian yang kontemporer, tentu jamaah malas untuk mendengarkan,"tuturnya.
Sehingga, dakwah selain secara bertatap muka juga dapat memanfaatkan tehnologi. Misalnya memanffatkan dunia maya.
"Sudah waktunya dakwah lewat internet, lewat facebook, buat akun blog tersendiri. Cuma persoalannya, apakah muballig kita sudah melek tehnologi,"tegasnya.
Sekretaris DMI Kabupaten Gresik Misbahul Abidin mengaku puas dengan materi dari nara sumber yang hadir.
,"Saat ini memang banyak ustad yang hanya menyampaikan saja isi kitab tanpa bumbu, sehingga jamaah merasa bosan, dan juga ketika sound syetem kurang mumpuni juga membuat jamaah tidak betah mendengarkan baik khutbah mauopun pengajian," jelasnya.(sho)
Saatnya Dakwah Melalui Dunia Maya
Written By gresik satu on Selasa, 30 April 2013 | Selasa, April 30, 2013
Label:
keagamaan


Posting Komentar