Headlines News :

Tampilkan postingan dengan label keagamaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label keagamaan. Tampilkan semua postingan

Lajnah Falakiyah Persiapkan Alat Rukyat

GRESIK-Jelang datangnya bulan puasa, tim rukyatul hilal dari Lajnah Falakiyah PCNU Gresik melakukan persiapan di bukit Condrodipo di Desa Kembangan Kecamatan Kebomas, Kamis (26/6).
Persipan dilakukan untuk observasi dalam menentukan awal datangnya 1 Ramadan 1435 H. Pelaksanaan rukyatul hilal akan dilaksanakan Jum'at (27/6) ini di balai rukyat bekerjasama dengan Kemenag Gresik.
Rukyatul hilal akan dilaksanakan sore mulai setelah Asar hingga Maghrib. Tim yang melakukan rukyatul hilal berjumlah 40 orang terdiri dari Lajnah Falakiyah NU Gresik, Kemenag Gresik, dan beberapa ormas di Gresik serrta tim pemburu hilal.
Beberapa peralatan yang disiapkan yakni manual total station dan teleskop otomatis motorik. Penggunaan telekop otomatis motorik ini dibantu dengan teodolit untuk memandu posisi hilal.
Selain itu, didukung software astronomi yang secara otomatis bisa mengikuti ketinggian hilal. Software akan terintegrasi dari telekpo ke laptop serta proyektor. Sehingga mempermudah tim pemula yntuk bisa melihat langsung melalui proyektor.
Menurut Koordinator Tim Rukyatul Hilal, Adul Mu'I'd, bahwa, persiapan dilakukan untuk persiapan kegiatan rukyat.
"Karena dalam mensetting peralatan membutuhjanwaktu lama sehingga saat pelaksanaan rukyat seluruh alat sudah siap digunakan,"tandasnya.
Dikatakannya, secara hisab, ketinggian hilal pada waktu Maghrib, 0, 16 derajat. Dari perspektuf astronomi, ketinggian tidak bisa dilihat dengan mata tekanjang.(sho)

Pawai Ta'aruf Tandai Pembukaan MTQ XXVI

GRESIK-Pawai Ta'aruf sebagai tanda akan dilaksanakan Musyabaqoh Tilawatil Alquran (MTQ ) XXVI tingkat Kabupaten Gresik yang berlangsung di Alun-alun Sidayu, Kamis  (19/6)
Peserta taaruf kali ini diikuti oleh 521 peserta (kafilah) MTQ dari 18 Kecamatan se Kabupaten Gresik. Sebagai peserta taaruf, mereka berada pada 110 kendaraan hias yang akan berpawai melintasi jalan-jalan disepanjang area di Kecamatan Sidayu.
Berbagai ring-iringan kendaraan hias yang disediakan oleh berbagai Instansi, baik dari pihak Kecamatan, perwakilan sekolah maupun dari berbagai kalangan yang turut berpartisipasi pada gelaran keagamaan yang dilaksanakan dua tahun sekali ini.
" MTQ ini agenda rutin Pemerintah Kabupaten Gresik setiap 2 tahun sekali. Sejak saya jadi bupati, sudah 2 kali kami menyelenggarakan MTQ ini. Saat itu MTQ ke XXV berlangsung di Menganti. " kata Bupati Sambari Halim Radianto dalam sambutannya.
Ditambahkan, pelaksanaan MTQ ini diharapkan bisa membentuk masyarakat berakhlakul karimah. 
Sedangkan Wakil Bupati (Wabup) Drs. Moh Qosim, M.Si mengatakan, pelaksanaan MTQ di Sidayu yang paling meriah.
"Selain jumlah kendaraan hiasnya yang semakin banyak, peserta MTQ kali ini tampak lebih banyak dari MTQ sebelumnya. Kalau tahun lalu hanya diikuti oleh 465 peserta, kali ini ada 521 kafilah. Semoga semakin banyaknya kafilah yang ikut, akan menambah kwalitas kafilah yang nantinya akan mewakili Gresik dalam MTQ tingkat Jawa Timur," katanya.(sho)

Fatayat Gresik Bentuk Relawan P4K

GRESIK-Pengurus Cabang (PC) Fatayat NU Gresik segera membentuk relawan mulai cabang hingga ranting untuk meminimalisir kematian ibu dan bayi.
Sebab, angka kematian ibu dan bayi cenderung meningkat.
Untuk itu, PC Fatayat NU Gresik diajak bekerjasama oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik untuk mensukseskan P4K (Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi).
"Pemerintah mengandeng Fatayat untuk mensukseskan P4K sangat tepat karena anggota Fatayat merupakan usia produktif. Makanya, kita menyambut baik dengan kerjasama ini. Kita akan membentuk relawan,"ujar Ketiua PC Fatayat NU Gresik, Hj. Safi'ah, Kamis (01/05)
Ditambahkan, peran Fatayat sudah sangat besar selama ini. Sebab, kader penggerak posyandu (pos pelayanan terpadu) di desa-desa, mayoritas merupakan anggota Fatayat.
Fatayar Gresik, sambung Safi'ah berharap agar P4k tetap berlanjut sampai ditingkat bawah sehingga angka kematian ibu dan anak dapat menurun.
"Harapan fatayat program dapat berlanjut sampai ke ranting sehingga dapat meminilisir angka kematian
Karena bukan tidak mungkin sasaran adalah fatayat sebab usia produktif fatayat,"tukasnya.
Dalam sosialisasi yang berlangsung di kantor NU Gresik tersebut, dr Ummi Khoirul dari Dinkes Gresik memberikan materi tentang kebijakan P4K di Kabupaten Gresik dan penyaji dari PMI Gresik.(sho)

Kemenag Gresik MoU Perangi Narkoba

GRESIK- Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gresik menggandeng Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Gresik dalam upaya pemberantasan narkotika. Sebab, pengaruh narkotika begitu kuat bagi kelangsungan hidup.
Kepala Kemenag Gresik Haris Hasanuddin mengatakan, bahwa, akibat mengkonsumsi obat terlarang, seseorang bisa mempengaruhi hilangnya akal.
"Jelas dalam agama itu dilarang," katanya dalam kerjasama dan kegiatan advokasi tentang implementasi Inpres No. 12 Tahun 2011 di Instansi Pemerintah yang berlangsung di Aula Kantor Kemenag Gresik, Selasa (08/04).
Dihadapan seluruh pegawai Kemenag Gresik, Haris mewanti-wanti agar pegawainya tidak terjerumus.
"Itu demi optimalisasi kinerja penyuluh agama. Jika sudah mengkonsumsi, bisa-bisa malah sering nikah," selorohnya yang disambut tawa bergemuruh dari anak buahnya.
Kegiatan tersebut juga dibarengi penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara kemenag dan BNN yang diwakili Kepala BNN AKBP Sudiyono dengan disakiskan seluruh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Gresik.
Sementara itu, Sudiyono mengatakan,bahwa, mengingat mayoritas masyarakat beragama. Pihaknya perlu melakukan kerjasama. "Tentunya peran kemenag sangat signifikan bagi perkembagan masyarakat di Gresik yang mayoritas beragama," ujarnya.
Kesepakatan ini merupakan kesepahaman antara dua instansi untuk pemberantasan dan tindak pencegahan peredaran narkotika. "Kalau menginginkan direhabilitasi, silahkan dikordinasikan kepada kami. Tidak perlu takut," tegasnya.(sho)

‪Satria Bergitar  Haramkan Money Politics

GRESIK-Ada  3 pesan menghadapi Pemilu Legislatif (Pileg) maupun Pemilihan Presiden (Pilpres) diberikan oleh  H. Rhoma Irama  kepada ribuan konstituen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan nahdliyyin -sebutan untuk warga NU-yang membanjiri lapangan Desa Menganti Kecamatan Menganti untuk mengikuti Tablig Akbkar NU-PKB Gresik, Sabtu (08/03).
"Para politisi hendaknya menegakkan sportifitas politik dengan menjaga persatuan dan kesatuan,"tandasnya.
Pesan kedua yakni menghindari praktek money politic. Sebab, kata Satria Bergitar-julukan H. Rhoma Irama-mereka yang menyogok dan yang disogok sesuai sabda Rosulullah Muhammad SAW  dam diancam bakal  masuk neraka.
"Hukumnya haram dan diancam neraka.  Juga tdak sehat dalam demokrasi,"urainya.
Calon Presiden (Capres) dari PKB tersebut juga menginggatkan agar warga NU dan konstituen PKB tidak Golput dalam pesta demokrasi nanti.
"Karena sesuai fatwa ulama, Golput hukumnya haram. Karena, mereka yang Golput merupakan sikap ketidakpedulian pada negara,"paparnya.
Dihadapan konstituen PKB-NU yang mengikuti Tablig Akbar, H.Rhoma Irama menjelaskan kronologi dan motivasinya sehingga berkeingin untuk maju sebagai calon presiden (Capres) dalam Pilpres 2014 nanti.
"Tapi, ada aturan mainnya. Sebuah  parpol dapat mencalonkan presiden apabila dapat memenuhi kursi di 20 persen di parlemen,"tegasnya.
Kemudian, Rhoma Irama membeberkan alasannya sehingga bersedia menjadi capres dalam Pilpres. Alasannya, moral bangsa Indonesia semakin terdegradasi semakin dalam dengan berbagai faktanya.
"Kita terdregadasi moral semakin-hari ke hari. Tidak ada sopan santun berbangsa dan bernegara serta anarkisme.  Bahkan kantor negara, kantor pemerintahan dan kantor polisi bisa dibakar oleh rakyat. Tingkat kejahatan juga meningkat mulai kejahatan kelas kecil sampai kejahatan tingkat tinggi,"ujarnya.
Dengan mengaccu pada Al-Qur'an dimana Allah SWT memerintahkan, hendaklah ada orang2 diantara kamu sungguh-sungguh menyerukan kebenaran, menegakkan keadilan. Dengan niat untuk memperbaiki bangsa dan negara, maka Rhoma Irama bersedia menjadi Capres dalam Pilpres nanti.
Bang Haji menceritakan, bahwa, proses dirinya sampai berketetapan hati maju sebagai Capres sangat panjang. Di mulai dari tahun 2004, ketika pemuda Islam Baru melamarnya untuk dicalonkan sebagai Capres. Kendati demikian, tawaran tersebut ditolaknya meski PIB membawa proposal serta menyiapkan kebutuhan untuk pencalonan.
"Mereka mengetahui visi dan misi saya untuk membangun dan memperbaiki bangsa ini melalui syair-syair yang saya nyanyikan maupun pengalaman saya di dunia politik karena pernah menjadi anggota DPR," tandasnya.
Kemudian pada tahun 2009 silam, kata Bang Haji, ada lamaran untuk menjadi Calon Wakil Presiden (Cawapres) dari salah satu parpol. Namun, pinangan untuk cawapres tersebut ditolaknya juga. Kendati demikian, tawaran dan dukungan yang mendesak Satria Bergitar untuk maju dalam Pilpres terus berdatangan.
"Pada tahun 2012, saya kedatangan tamu dari Forum Ulama Betawi dan kedatangan politisi Senayan. Akhirnya, saya keterpanggilan untuk membenahi bangsa ini,"ujarnya.
 Alhasil, pada 2 April 2013 silam, sambung Rhoma Irama,  Ketum DPP PKB, Muhaiman Iskandar dan pengurus DPP mendeklarasikan Rhoma Irama resmi menjadi Capres PKB.
Seusai tablig akbar, Rhoma Irama kepada wartawan menyatakan siap berkompetisi dengan Mahfud MD yang juga mencuat sebagai salah satu Capres dari PKB."Kita lihat saja nanti. Saya  siap berkompetisi,"ujarnya.Namun, Rhoma Irama tidak mau berspekulasi dan berandai-andai apabila disandingkan menjado Cawapres apabila PKB berkoalisi dengan PDIP dalam Pilpres nanti.
"Kita lihat saja nanti,"tukasnya.(sho)

Fatayat Dibekali Kunci Sukses

GRESIK-Fatayat dibekali pengetahuan dan rahasia sukses dalam menggerakkan roda organisasi maupun kehidupan bermasyarakat.
"Ada tiga hal sebagai kunci sukses,"ujar Ketua Tanfidyah PC NU Gresik, Dr. Husnul Khuluq Drs, MM dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1435 yang digelar PC Fatayat Gresik di gedung NU Gresik, Minggu (26/01)
Kunci pertama, yakni manusia harus punya antusisme atau keinginan yang besar. Untuk melakukan yang baik dalam kehidupan.
"Kalau seorang guru berkeinginan jadi politisi, jadilah politisi yang bener,imbuhnya.
Antusiasme merupakan kekuatan untuk sukses. Sebab, ketika tidak memiliki antusiasme maka tak dapat diwujudkan.
"Kalau tidak punya antusias percuma saja. Termasuk berorganissi juga harus antusias,"paparnya.
Rahasia sukses yang kedua yakni kompetensi atau kemampuan. Namun, kemampuan tersebut tidak hanya diperoleh dari pendidikan formal atau sekolah saja.
"Setiap hari belajar dan mengevaluasi dari kegagalan,"paparnya.
Ditegaskan Khuluq, jangan memandang organisasi atau seseorang hanya ketika meraih sukses saja, tetapi prosesnya yang dilalui tak mudah sebelum sukses.
'Kalau mau sukses, prosesnya harus diikuti. Hidup ini memqng tidak mudah. Kita untuk dapat menjadi bayi saja tak mudah,"tambahnya.
Selama ini, kata Khuluq, terjadi kesalahan di masyarakat. Misalnya, anak sekolah hanya belajar untuk ujian saja.
"Seharusnya, ujian untuk belajar. Jadi, belajar meruapakan kewajiban bukan sekedar menghadapi ujian saja,"paparnya.
Hal yang terakhir, sambung Husnul Khuluq yakni integritas. Dengan integritas, maka keseluruhannya menjadi bagian tak terpisahkan menuju sukses.
"Fatayat juga harus punya integritas,"pungkasnya.(sho)

PKB Gresik Gelar Haul Gus Dur, Ribuan Anggota Ishari Tumplek Blek

GRESIK-Ribuan nahdliyyin-sebutan warga Nahdlatul Ulama (NU)-tumplek blek di kantor DPC PKB Gresik untuk mengikuti Lailatul Hadrah dalam rangka Haul Al Maghfirlah KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Sabtu malam (28/12).
Secara bergiliran, kelompok hadrah dari seluruh kecamatan di Kabupaten Gresik dibawah naungan Ishari menampilkan kemampuannya dalam bersholawat kepada Rosulullah SAW..
Dalam sambutannya, Ketua DPC PKB Gresik Jazilul Fawaid menyatakan, bahwa, warga NU, khususnya Ishari tidak menginginkan pada tahun 2015 nanti, pemimpin pemerintahan Gresik dipimpin oleh orang yang tak memiliki kesamaan visi dengan NU.
"Tidak boleh pada tahun 2015, kita dipimpin oleh yang tak sevisi dengan NU. Kita harus melanjutkan Gus Dur. Bagaimana NU bisa mengisi pemerintahan. Bagaimana pemimpin yang berasal dari kalangan Ishari,"tandasnya penuh semangat..
Dijelaskan, berdirinya PKB karena NU menghendaki menempatkan dan menyalurkan kadernya dalam pemerintahan. Sehingga PBNU memandang perrlu ada wadah aspirasi politik nahdliyyin melalui partai politik (parpol).
"Saya mohon do'a restu dari Ishari. Sebab, ishari senang istighotsah. Senang sholawatan,"paparnya..
Jazilul Fawaif juga berjanji DPC PKB Gresik akan mengawal semua agenda NU dan Ishari untuk mewujudkan cita-cita yang telah direncanakan.
"Kita akan mengawal semua agenda NU dan Ashari untuk mewujudkan cita-cita mendirikan rumah sakit ataupun perguruan tinggi,"tegasnya.
Sedangkan Ketua Tanfidzyah PCNU Gresik, Dr. H. Husnul Khuluq, Drs, MM menyatakan, bahwa, Gus Dur memberikan nilai-nilai yang mulai bagi nahdliyyin.
"NU sebenarnya ingin mengadakan haul Gus Dur dan KH Hasyim Asyarii. SeBelum terlaksana, Ishari dan PKB sudah menggelar haul. Berarti PCNU sudah dibantu PKB untuk melaksnakan haul,"tandasnya.
Menurut Khuluq, NU adalah organisasi sosial kemasyarakatan dan organisasi keaganaan. Tetapi, NU harus memiliki cita-cita mulai untuk negara ini.
"Untuk NU, jelas harus mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dan NU harus melaksanakan tugas menjaga bersama-sama dengan parpol. Parpol yang didirikan oleh ulama yakni PKB.
Kita akan bangun ekonomi yang berkeadilan dan ekonomi yang berpihak pada rakyat,"pungkasnya.(sho).

MUI Minta Tutup Aktifitas MTAKesbang Linmas Pol Tak Berani

GRESIK-Setalah Komisi D DPRD Gresik yang merekomendasi agar Majelis Tafsir Alqura'an (MTA) diberhentikan, giliran Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik yang sudah menyatakan kalau akatifitas dakwah MTA meresahkan masyarakat. Sehingga, kegiatan tersebut illegal.
Penegasan tersebut disampaikan Ketua MUI Gresik, KH Khusnan Ali ketika audiensi dengan puluhan anggota Banser dan pengurus Ansor Gresikyang dipimpin Ketua PC GP Ansor M Faizin dan Komandan Satuan Koordinator Cabang Banser Gresik Anharul yang berlangsung di kantor MUI Gresik di komplek Masjid Agung Gresik (MAG), Jum'at (13/12).
Menurutnya, kegiatan MTA telah meresahkan masyatakat sehingga hatus ditutup demi mengantisipasi terjadinya konflik horisontal dengan kelompok masyrakat lainnya.
"Untuk menutup, (kewenangan) itu domainnya pemerintah, karena mereka yang berhak. Sedangkan MUI hanya memberikan kajian. Namun, kami sepakat denhan Ansor untuk terus mendorong agar dilakukan penutupan," ujarnya.
Namun, Kantor Kesatuan, Kebangsaan Perlindungan Masyarakat dan Politik (kesbang Linmas Pol) Gresik tidak berani menutup MTA.
Kepala Kekesbang Linmas Pol Gresik, Eko Adi Waludjo mengatakan, bahwa, pihaknya sudah bergerak melakukan pengawasan sebelum GP Ansor Gresik bergerak.
"Kami masih melakukan pencarian data yang kami butuhkan. Kami masih melakukan kajian dan tetap mengawasi kegiatan MTA. Pasti kami akan tutup pada waktunya,," ujar Eko Adi Waluyo menanggapi permintaan GP Ansor Gresik dan Banser tersebut.
Tak pelak, puluhan anggota GP Ansor dan Banser menjadi geram. Sebab, Komisi D dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik sudah menyetakan kalau kegiatan dakwah MTA meresahkan masyarakat. Bahkan, sudah menyetakann kegiatan tersebut illegal.
"Mau apa lagi, MUI dan Komisi D sudah memberikan rekomendasi kegiatan MTA meresahkan masyarakat. Kami memberikan batasan 3 kali 24 jam hari efektif atau sampai Rabu (18/12) nanti supaya ditutup. Apabila tidak dilakukan, kami yang bergerak," gertak Sekretaris PC GP Ansor Gresik, Agus Junaidi.
Sebagaimana diketahui MTA menjadi polemik karena dianggap meresahkan. Dalam hearing dengan Komisi D terungkap kalau MTA dalam menafsirkan Alqur'an tidak menggunakan kitab prmbanding. Tetapi mengambil lembaran dari Yaysan MTA yang berkantor pusat di Surakarta, (sho)

Lindungi Situs Sejarah Cungkup Makam Sunan Giri

GRESIK-Situs sejarah dan budaya yang tersebar di Kabupaten Gresik harus tetap dipertahankan sebagai kekayaan negara.
Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Trowulan, Mojokerto  berusaha mempertahankan  dan melestarikan benda peninggalan yang ada di komplek wisata religi Makam Sunan Giri. 
Salah satunya melindungi sirap cungkup atau atap bangunan penutup makam Sunan Giri yang berbahan kayu agar tak rusak akibat tekena panas matahari dan hujan.
Dalam pantauan, Selasa (03/12) beberapa pekerja mengangkat besi yang menjadi tiang konstruksi untuk pembangunan atap yang lebih tinggi diatas sirap cungkup agar tak terkena langsung sinar matahari maupun hujan.
Disitu  juga terpasang pengumuman adanya pembangunan yang konsekwensinya bakal menganggu penziarah dalam menjalankan wisata religi. Dan informasinya, anggaran pembangunan tersebut bukan berasal dari APBD Gresik melainkan anggaran di BP3 Trowulan.
"Ini pembangunan memang dari  BP3 Trowulan,"ujar salah satu pengurus Yayasan Makam Sunan Giri (YMSG) Syamsul A yang mengawasi  pekerja mengangkat besi konstruksi ke areal makam.
Selain itu, kabarnya bangunan pendopo yang ada di areal makam Sunan Giri juga akan dibongkar untuk lebih luas dan lapang bagi penziarah. Namun, bangunan pendopo tersebut bukan termasuk situs bersejarah karena bangunannya relatif baru untuk kenyamanan penziarah.(sho)

GP Ansor Rekomendasi Boikot Caleg Tak Peduli Lingkungan

GRESIK-Calon anggota legislatif (Caleg) yang berperilaku buruk terhadap lingkungan dengan memaku alat peraga ke pohon, di deadline sampai 18 Desember 2013 unrtuk mencabutnya.
Apabila sampai batas waktu tersebut tidak digubris, maka. Gerakan Pemuda (GP) Ansor menyerukan untuk boikot pada Caleg tersebut.
Hal tersebut menjadi salah satu rekomendasi dari diskusi Menjaga Kebersamaan dan Melestarikan Lingkungan dalam rangka Rijalul Ansor PAC GP Ansor Kecamatan Driyorejo di Balai Desa Wedoro Anom Kecamatan Driyorejo, Minggu (01/12).
Dalam diskusi yang dihadiri Camat Driyorejo, Haris Irianto serta Kaposek Driyorejo AKP Muhammad Nur Hidayat SIK, M.Si maupun pengurus partai tingkat kecamatan itu, tercapai kesepakatan dengan gerakan caleg cinta lingkungan tersebut.
Bahkan, Direktur Executif LSM Ecoton Prigi Arisandi yang paling keras menyuarakan pemboikotan caleg tidak cinta lingkungan dengan berperilaku melukai pohon.
"Saat pencalonan saja sudah merusak lingkungan dengan memaku atribut di pohon. Apalagi sudah jadi anggota dewan, tambah tidak memperpedulikan lingkungan. Karennya harus ada gerakan boikot caleg yang melukai pohon kalau sampai tanggal 18 Desember ini, tidak dicabuti,"tegasnya dalam dialog terbuka.
Dijelaskan, keberadaan pohon menjadi satu-satunya penyeimbang tingginya polusi di Gresik, karena banyaknya industri. Bila pohon-pohon disakiti dengan memaku atribut, pihaknya khawatir bakal mengurangi populasi pohon di Driyorejo khususnya dan Gresik umumnya.
Selain itu, pohon sebagai salah satu penyedia air dan penyimpan air untuk kebutuhan kehidupan hingga anak cucu kelak.
"Karena itu, gerakan boikot caleg perusak pohon dengan memaku atribut harus terus digalakkan. Bila perlu bukan hanya di Gresik namun hingga nasional. Ini demi menyelamatkan lingkungan kita," tegasnya lagi.
Seruan boikiot caleg tak ramah lingkungan diamini pengurus PKB, PDIP dan PPP yang hadir. Mereka sepakat dengan gerakan tersebut. Karena diyakini mampu menyelamtkan lingkungan untuk masa depan anak cucunya. Bahkan, perlu digelorakan di tingkat kabupaten dan bukan hanya menjadi isu di Kecamatan Driuorejo.
"Kami sangat mendukungnya. Lingkungan harus diutamakan di atas kepentingan politik lima tahunan," tukas Imam Ashadi, Ketua PAC PKB Kecamatan Driyorejo.
Keseriusan tersebut ditunjukkan oleh Camat Driyorejo, Kapolsek Driyorejo, Panwaslu Driyorejo maupun PPK beserta pengurus Ansor dan Banser dengan mencabut alat peraga salah satu caleg DPR RI yang terpaku dipohon di depan Balai Desa Wedoro Anom.
"Kami harapkan ini bukan hanya gerakan sesaat, namun terus dilanjutkan. Jika sampai batas waktu tetap tidak diindahkan, kami akan merilis caleg yang melukai pohon dan harus diboikot," pinta Sholahuddin Al Ayyubi, Ketua PAC GP Ansor Kwcamatan Driyorejo.(sho)

Ribuan Jama'ah Hadiri Istighotsah Isro'ill

GRESIK-Ribuan jamaah dari Gresik maupun berbagai daerah di Indonesia hadir dalam Istighotsah Isro'ill sekaligus memperingati Haul KH. Muhammad Munawwar Adnan Kholil yang berlangsung di Pondok Pesantren Darut Taqwa III, Bunder Desa Dahanrejo Kecamatan Kebomas,Sabtu (23/11)
Dengan dipimpin KH. Agus Masyhur Shihab, jamaah Istighotsah larut dalam kekhusyu'an zikir membaca Sholawat Nabi Muhammad SAW maupun Asma'ul Husna.
"Marilah kita rendahkan diri dan hati dengan mengharap ridho Allah SWT, semoga hajat kita dikabulkan Allah SWR. Juga, keluarga kita dan anak keturunan kita, selamat dunia dan akhirat,"ujranya.
Selain itu, hadir KH. Robbach Maksum, KH Masbukhin Faqih dari Gresik maupun KH. Toifur Mawardi dari Purwokerto - Jateng yang juga Pimpinan Alumni Sayyid Muhammad Makkah di Indonesia) serta KH. Tobroni dari Wonosobo - Jateng yang merupakan mursyid Toriqoh Qodriyah Wannasabandiyah Jawa Tengah.(sho)


GP Ansor Gresik Rekomendasi Kader Mumpuni Jadi Relawan Demokrasi

GRESIK-Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Gresik siap mensukseskan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) maupun Pemilu Kepala Daeeah (Pemilukada) dengan merekomendasi kader yang mumpuni menjadi relawan demokrasi.
"Kader terbaik yang mumpuni, kita akan rekomendasi menjadi relawan demokrasi,"ujar Ketua GP Ansor Gresik, M. Faizin dalam Workshop Perningkatan Peran Serta Masyarakat dalam Pemilu dan Pemilukada 2013 yang berlangsung di Kantor Nahlatul Ulama (NU) Gresik, Kamis (22/11).
Dijelaskan, relawan demokrasi adalah program Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk meningkatkan partispiasi masyarakat dalam pelaksanaan pesta demokrasi.
"Relawan Demokrasi berasal dari berbagai elemen. Kita sebagai ormas (organisasi masyarakat) termasuk salah satu elemen,"ujarnya.
Relawan tersebut, sambung Faizin yang juga Komisioner di KPU Kabupaten Gresik, bakal diseleksi. Setelah lolos, dilakukan trianeer of trainner (TOT).
"Bulan Januari 2014, sudah resmi jadi relawan yang digaji mellaui dana dari APBN,"tegasnya.
Ditambahkan Faizin,persyaratan menjadi relawan yakni tidak menjadi pengurus partai politik atau aktif dalam partai politik selama 5 tahun sebelumnya. Selain itu, relawan demokrasi bukan penyelenggaran pemilu.
"Relawan demokrasi tujuannya meningkatkan partipasisi masyarakat dalam Pemilu dan Pemilukada,"pungkasnya.(sho)

LBM NU Diminta Bahas Hukum Cambuk bagi Pencemar Lingkungan

GRESIK-Pencemaran yang terjadi di Kali Surabaya yang diakibatkan pembuangan limbah industri maupun aktivitas manusia dengan membuang sampah sembarangan membuat Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah (Ecoton) mencari hukuman secara Islam bagi pencemar lingkungan.
Untuk itu, LSM pimpinan Prigi Arisandi itu meminta Lembaga Bathsul Masa'il NU Gresik mengeluarkan fatwa hukuman cambuk sesuai syariat Islam bagi pencemar lingkungan.
Permintaan tersebut dituangkan dalam surat Nomor: 07/E2J-KH/XI/2013 tertangal 16 Nopember 2013 tentang permohonan ketentuan hukum Islam dalam Bathsul Masa'il PCNU Gresik.
Dalam analisis dan penelitian yang dilakukan Ecoton pada kondisi Kali Tengah di Driyorejo, Kali Surabaya , Kali Lamong dan Bengawan Solo yang melintas di Kabupaten Gresik, kualitas air sungai-sungai sangat menurun.
"Saat ini kondisi Kali Tengah di Kecamatan Driyorejo, Kali Surabaya di Kecamatan Wringinanom hingga Driyorejo, Kali Lamong serta Bengawan Solo cukup memprihatinkan. Salah satu kerusakan kualitas air sungai ini disebabkan aktivitas industri dan buangan limbah cair domestic," ungkapnya akhir pekan ini.
Celakanya, Kali Surabaya jmerupakan bahan baku air minum PDAM Gresik. Sehingga, pihaknya khawatir dapat berdampak kerusakan sumberdaya alam berupa penurunan kualitas air sungai, ancaman kesehatan bagi masyarakat yang menggunakan air PDAM dan kepunahan jenis-jenis biota di sungai diantarannya jenis-jenis ikan air tawar.
"Ikan mati ini terjadi karena pembuangan limbah dalam volume yang besar atau berasal dari limbah yang memiliki sifat bahan beracun berbahaya (B3). Sebab, masuknya limbah cair kedalam air sungai
menyebabkan teracuninya ikan-ikan yang ada di dalam sungai sehingga mengakibatkan ikan mati," bebernya lagi.
Atas dasar itulah, Prigi mendesak PC Lembaga Bathsul Masa'il (LBM) NU Gresik membahas hokum Islam untuk; pembuangan limbah Industri di sungai yang menyebabkan ikan matimassal.
Dalam catatannya, sejak tahun 2000 hingga 2008 peristiwa ikan mati massal rutin terjadi di wilayah Kali Surabaya maupun beberpa kali ikan mati di Kali Lamong dan Bengawan Solo.
Sementara itu, Rois Syuriah PCNU Gresik, KH Mahfudz Ma'sum menyaatakan bahwa, pihaknya dapat menerima masukan dari LSM Ecoton tersebut.
"Kita akan bahas nanti. Insya Allah secepatnya,"tuturnya.
Hal senada dikatakan Ketua LBM NU Gresik, KH Zaenuri yang mengakui masalah pencemaran lingkungan merupakan salah satu yang mendesak di tengah pesatnya industri.
"Memang ada dalam hukum Islam tentang hukum cambuk. Tapi, kita akan membahasnya dengan masalah lain yang belum selesai di forum Bahtsul Masa'il,"tuturnya.(sho)

Haram Hukumnya Anak Adopsi dapat Warisan

GRESIK-Berbagai persoalan di masyarakat dibahas dalam Bahtsul Masa'ilPCNU Gresik yeng berlangsung di Pondok Pesantren Al-Azhar Desa Menganti Kecamatan Menganti, Sabtu (16/11).
Salah satunya yakni masalah adopsi anak. Sebab, banyak gangguan kesehatan reproduksi yang dialami pasangan suami istri (pasutri) sehingga mereka memutuskan untuk mengadopsi anak setelah berbagai upaya medis dijalani untuk mendapatkan momongan.
Adopsi anak tersebut dilakukan dengan mengambil dari panti asuhan, rumah sakit maupun anak yang diterlantarkan orang tuanya.
Dengan penuh kasih sayang, anak adopsi tersebut dipelihara, dirawat, dididik layaknya anak kandungnya sendiri.
Sehingga, banyak anak adopsi ketika dewasa tidak mengetahui kalau mereka anak adposi karena ada akte kelahiran maupun identitas dalam kartu keluarganya.
Maka, pertanyaan yang muncul yakni jika anak adopsi tersebut berdo'a untuk kedua orang tuanya, siapakah yang mendapat kiriman do'anya ?. Apakah orang tua yang melahirkan ataukah orang tua yang mengadopsinya?
"Forum Bahtsul Masa'il memutuskan secara umum menurut hukum Agama Islam, do'a tersebut kenmbali kepada orang tua yang melahirkan. Kalau dalam hatinya ada krethek do'a ditujukan ke orang tua asuhnya, maka akan kembali ke orang tua asuhnya,"ujar Ketua PC LBM NU Gresik, KH.Zaenuri seusai memimpin bahtsul masa'il kemarin.
Lantas dibahas juga dalam bahtsul masail, bagaimana hukumnya ayah angkat menjadi wali nikah atau takwil wali?
"Telah diputuskan tidak sah. Termasuk dibahas bagaimana hukumnya mencantumkan nama anak adopsi dalam KK yang diakui sebagai anak sendiri. Kita putuskan hukumnya haram,"imbuh KH Zainuri yang memimpin forum Bahtsul Masa'I tersebut.
Tak ketinggalan dibahas hukumnya secara Agama Islam, bagi anak adopsi yang diberikan warisan. Ternyata, Bahstul Masa'il menandaskan hukumnya haram.
"Karena warisan berhak ke anak sesuai nasab,"urainya.
Bahtsul Masa'il juga membahas tradisi persaksian jenazah sebelum dikebumikan. Sebab, tradisi di kalangan warga Nahdliyyin lazim dilakukan Isyhad atau persaksian jenazah setelah disholati.
Namun, ada kejadian yang tidak dikehendaki oleh keluarga dari jenazah saat banyak jamaah yang menjawab dengan berkata "awon" (tak baik-red) ketika ada pertanyaan "jenazah niki sae nopo awon?". Sebab, perbuatan jenazah semasa hidup benar-benar meresahkan dan pandangan jamaah karena kenazah bukan seseorang yang baik.
"Pada dasarnya persaksian jenazah tujuannya mendo'akan untuk kebaikan. Sebab. setiap jenazah berhak masuk surga,"tandasnya.
Sebenarnya, ada 2 permasalahan lain yang dibahas yakni berkaitan dengan jual beli laut yang dikapling-kapling. Kasus tersebut terjadi di Desa Banyuurip Kecamatan Ujungpangkah. Persoalan lain yang dibahas yakni renovasi masjid secara total dimana panitia menerapkan iuran kepada masyarakat.
Namun, keterbatasan waktu dan pembahasannya harus lebih mendalam, maka bahtsul masa'il belum tuntas melakukan pembahasannya dengan dibawa ke forum lebih besar lagi.(sho)

MUI Gresik : Haram, Formalin untuk Olah Makanan !

GRESIK-Penggunaan formalin dan bahan berbahaya lainnya untuk pengolahan makanan adalah. haram. Demikian penegasan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik, KH. Khusnan Ali pada sosialisasi Fatwa MUI  Nomor 43 Tahun 2012 tentang Penyalahgunaan Formalin dan Bahan Berbahaya Lainnya pada Nelayan Gresik serta pengusaha yang menangani pengolahan ikan di Gresik.
Fatwa haram ini berlaku bagi orang yang melakukan kegiatan penggunaan formalin dan zat berbahaya lainnya.
"Memproduksi dan memperdagangkan ikan dan produk perikanan yang menggunakan formalin dan bahan berbahaya lainnya yang membahayakan kesehatan dan jiwa hukumnya haram," tandasnya.
MUI juga telah merekomendasikan agar pemerintah melakukan tata niaga produk formalin agar tak dijual secara bebas, dan mengawasi peredarannya agar tak disalahgunakan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan Kabupaten Gresik, Sentot Supriyohadi melalui kabag Humas Pemklab Gresik, Agus Setya P mengatakan, bahwa, sosialisasi fatwa MUI telah dilakukan pada beberapa nelayan dan pelaku usaha perikanan dari beberapa tempat sentra perikanan yang ada di Gresik.
"Bagaimanapun penggunaan formalin dan bahan berbahaya dapat merusak kesehatan konsumem", katanya
Rabu (6/11) di kantornya.
Sebenarnya, sormalin dapat berguna sebagai desinfektan karena membunuh sebagian besar bakteri dan jamur. Selain itu, digunakan sebagai pengawet dalam vaksin, dimana formalin digunakan untuk membunuh virus dan bakteri yang tidak diinginkan yang mungkin mencemari vaksin selama produksi.
Sedangkan cara mudah mengenali ikan yang diberi formalin, yaitu ikan tidak akan dimakan oleh kucing atau tidak akan didatangi dan dikerubungi oleh lalat. Sebab kucing maupun lalat memiliki penciuman yang tajam terhadap bau formalin.
Untuk menghindari penggunaaan bahan berbahaya pada pengolahan ikan yang dilakukan nelayan, Pemkab Gresik menyediakan sarana dan prasarana pengganti bahan-bahan kimia berbahaya untuk produk perikanan.
Seperti pembangunan pabrik es untuk pedagang dan nelayan di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Campurejo Kecamatan Panceng,  bantuan hibah sarana system rantai dingin berupa cool box, serta rencana pembangunan pasar ikan yang dilengkapi dengan cold storage.(sho)

Da'I Diminta Dorong Tangi Masalah Lingkungan

GRESIK-Para Da'i ikut mendorong peran serta masyarakat dalam menagani permasalahan lingkungan. Harapan tersebut disampaikan oleh Bupati Sambari Halim Radianto saat membuka pelatihan Da'i Lingkungan se-Jawa Timur yang berlangsung di Hotel Sapta Nawa, Senin (28/10).
Pelatihan yang dihadiri oleh Deputi VI Menteri LH, Tri Bangun Leksono menghadirkan beberapa narasumber diantaranya Ketua Yayasan Bambu Indonesia, Jatnika Natamiharja dan Direktur PT Mittran Recycle, Hidayat.
Menurut Deputi VI Menteri LH, Tri Bangun Leksono, diselenggarakannya pelatihan Dai lingkungan di Gresik karena Gresik merupakan bagian dari sejarah perkembangan Islam.
"Selain itu, kami sangat mendukung kegiatan ini. Sehingga sesibuk apapun ternyata Bupati Gresik menyempatan diri untuk hadir membuka acara ini" katanya Deputi yang akrab dipanggil Soni.
Sementara itu, Ketua penyelenggara Imam Pituduh dari LPPNU menjelaskan, bahwa, pelatihan ini merupakan upaya Ormas NU untuk membantu pemerintah dalam
 pengelolaan lingkungan di masyarakat.
Dengan mencetak Da'i Lingkungan, maka selanjutnya para Da'i ini bekerja mempromosikan isu lingkungan hidup berbasis pendekatan keagamaan, memantau lingkungan hidup dan mengembangkan model pengelolaan lingkungan hidup. 
"Selanjutnya mereka para Dai mengembangkan mekanisme partisipasi organisasi kemasyarakatan dalam pengelolaan lingkungan hidup secara terpadu dan berkelanjutan,"ujarnya.
Sementara para 2 orang Narasumber yang diundang akan memberikan Materi masing-masing, Hidayat dari PT Mittran Recycle akan menjelaskan kisah suksesnya sebagai pengusaha yang sukses mendaur ulang sampah sehingga menjadi pengusaha terbesar dibidang daur ulang sampah.
Sedangkan Jatnika akan memberikan penjelasan tentang budidaya penanaman bambu yang ternyata sangat bermanfaat untuk kehidupan maupun perbaikan lingkungan.(sho)

Ekplorasi Bibit Unggul, LPTQ Kebomas Rutin Gelar MTQ

GRESIK-Bibit-bibit unggul yang diharapkan mampu membanggakan Kabupaten Gresik dalam ajang Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ), terus diekplorasi  oleh  Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ)  Kecamatan Kebomas. Untuk itu, LPTQ Kecamatan Kebomas menggelar MTQ Tingkat Kecamatan Kebomas Tahun 2013 yang berlangsung di pendopo Kecamatan Kebomas, Minggu (20/10).
Sedikitnya, 100 kafilah dari berbagai lembaga pendidikan Qur'an di desa dan kelurahan se-Kecamatan Gresik ikut ambil bagian dalam ajang rutin tersebut. Sedangkan cabang yang dilombakan yakni tilawah dan tartil dan khad.
Menurut Ketua LPTQ Kecamatan Kebomas, Hamim S.Sos, MM mengatakan, bahwa,  pelaksaan MTQ Kecamatan Kebomas digelar rutin setiap tahunnya. Namun, kali pertama berlangsung di Pendopo Kecamatan Kebomas.
"Tahun lalu, berlangsung di Masjid Baitussalam yang berada di Jl. Dr Wahidin Sudiro Husodo,"paparnya.
Sementara itu, Camat Kebomas Abdul Hakam SH M.Si menyatakan bahwa, Kecamatan Kebomas merupakan wilayah yang kental nilai religius dimana terdapat makam Sunan Giri. Sehingga, kegiatan yang dilaksanakan menunjukkan kalau wilayah Kebomas masih tetap kental nilai Islami.
"Kita berharap MTQ tingkat Kecamatan Kebomas ini, supaya muncul bibit-bibit yang mumpuni. Ketika dikirim untuk mewakili Kecamatan Kebomas di tingkat Kabupaten Gresik, mampu menunjukkan prestasi yang membanggakan,"tutur Abdul Hakam yang juga pembina LPTQ Kecamatan Kebomas.
Setelah kilafah menampilkan kemampuannya, juri memutuskan pemenang kategori tilawah untuk anak-anak putra, juara I disabet  M. Zulfan  dari SD Muhammadiyah Giri. Sedangkan  juara I kategori tilawah anak-anak  putri disabet Puspa Indah Nurjannah dari Desa Randuagung. Kemudiaan kategori tilawah remaja putra, juara I  diraih  Rico  dari Desa Giri dan  kategori tilawah remaja putri diraih Nur Azzah dari Desa Giri. Untuk kategori dewasa putra Ahmad Mutadi dari Desa Giri dan kategori dewasa putri diraih Sri Rahayu dari Desa Klangonan. Mereka mendapatkan piala yang diserahkan langsung oleh Camat Kebomas.(sho)

Masyarakat Berebut Daging Kurban

GRESIK-Ratusan warga tak mampu menyerbu gedung PCNU Gresik yang terletak di Jl. Dr Wahidin Sudiro Husodo, Selasa (15/10).
Mereka antri dengan tertib untuk mendapat giliran pembagian daging kurban. Sebab, sebanyak 4 ekor sapi sebagai hewan kurban telah disembelih dihalaman gedung NU Gresik.
Menurut Sekreatrais PCNU Gresik, Muslimin SH MM, bahwa, ada 4 ekor sapi tersebut berasal dari sumbangan Pemkab Gresik, patungan pengurus maupun 2 ekor berasal dari Bendahara PCNU H. Nadir dan Wakil Bendahara H.Hilmi.
"Tidak ada kambing yang kita potong sebagai hewan kurban,"ujarnya disela-sela pembagian hewan kurban tersebut.
Antrian pencari dging kurban justru terlihat di halaman Wisma A. Yan. Ribuan warga antri untuk mendapat hewan kurban yang disembelih oleh PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk.
Bahkan, pagar besi dipasang agar masyarakat dapat antri dengan tertib. Tetapi, jumlah warga yang membludak membuat satpam yang membantu pembagian daging kurban menjadi kewalahan. (sho)

Semen Indonesia Bantu Calhaj Gresik

GRESIK- Kepercayaan diberikan oleh calon jamaah haji (Calhaj) dengan menjadi rombongan jamaah haji Semen Indonesia (SMI) meskipun PT. Semen Indonesia baru diresmikan menjadi holding company pada Januari 2013 dan tercatat sebagai perusahaan multinasional.
Momentum bersejarah tertoreh pada Selasa (17/9) di Wisma A. Yani. Pasalnya, kali pertama SMI memberangkatkan sebanyak 71 calhaj asal Kabupaten Gresik yang tergabung dalam 14. Bahkan, pelepasan Calhaj tersebut dilakukan langsung oleh Direktur Produksi SMI, Suparmin.
"Semen Indonesia akan selalu memberikan pelayanan terbaik, bagi calon jamaah haji. Kepercayaan calon jamaah haji untuk turut serta menjadi rombongan semen indonesia (SMI) merupakan kebangaan,"ujarnya. Kepedulian SMI sebagai BUMN multinasional untuk Calhaj melalui corporate socialsponsibility (CSR). Sementara itu, Kepala Departemen PSLK Faf Adisamsul mengatakan,bahwa, pihaknya mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 1 milyar untuk membantu calhaj. Namun, ada pembatasan hanya 200 calhaj.
"Kita memberikan pelayanan secara gratis. Mulai dari manasik haji, seragam, kopyah, jilbab untuk perempuan dan air zam-zam 10 liter kepada masing-masing calon jamaah haji. Yang langsung di kirimkan dari Mekkah, serta uang operasional sebesar 50 riyal,"tuturnya.
Diakui, pada musim haji tahun ini, rombongan haji Semen Indonesia mengalami penuruanan dibanding tahun lalu.
"Mungkin, banyaknya KBIH yang menawarkan pelayanan kepada calhaj. Tapi, kita tidak ada pengaruh meskipun ada penurunan. Justru semakin fokus,"pungkasnya.
Tahun ini, sebanyak 71 calon jamaah haji di berangkatkan dari Wisma A Yani menuju Pemkab Gresik, kemudian langsung di berangkatkan ke asrama Haji Sukolilo Surabaya.(sho)


Calhaj Gresik Tak Dibantu Bis Gratis

GRESIK-Calon Jamaah Haji (CJH) asal Gresik dipastikan tidak menerima bantuan dari Pemkab Gresik berupa fasilitas bus gratis untuk mengantar keberangkatan ke Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.
Pasalnya, Pemkab Gresik melalui Bagian Administrasi Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) tidak mengajukan anggaran fasilitasi jamaah haji dalam Perubahan APBD Gresik Tahun 2013. Tetapi, hanya menyediakan anggaran untuk seremonial pemberangkatan oleh Bupati Sambari Halim Radianto.
"Dalam pembahasan P-APBD Gresik Tahun 2013, kita sudah menawarkan kepada Bagian Kesra untuk penambahan anggaran fasilitasi haji, tetapi tidak mau,"ujar Ketua Komisi D, Drs. Chumaidi Maun dengan nada serius,Senin (16/9).
Padahal, sambung politisi dari PKB tersebut, forum Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) sudah mengajukan permohonan ke dewan agar dianggarakan bantuan bus gratis tersebut.
Hal tersebut dibenarkan oleh Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kantor Kemenag Gresik, Khoiruddin Usman yang mengakui kalau Forum KBIH mengajukan bantuan bus gratis melalui dewan.
"KBIH sangat senang kalau ada bantuan itu. Karena tidak ada bantuan dari Pemkab Gresik, maka Forum KBIH menyediakan bus sendiri untuk keberangkatan calon jamaah haji,"paparnya.
Dijelaskan Khoiruddin, CJH yang berangkat dari Gresik sebanyak 1.345 dari data awal sebanyak 1.474 CHJ. Menysusutnya jumlah CJH karena mutasi ataupun meninggal dunia dan sakit.
"Mutasi masuk ada 30 CJH, mutasi keluar ada 155 CHJ. Sedang, CHJ yang meninggal sebelum berangkat ada 3 orang. Baru seminggu sebelum berangkat, meninggal dunia. Padahal, sudah menerima SPMA. Dan 1 orang sedang sakit sehingga gagal berangkat,"urainya.
Ditambahkannya, CJH asal Gresik lebih banyak yang mutasi ke luar yakni ke Surabaya dan Sidoarjo karena alasan bergabung sama keluarga.
"Dari 155 CHJ yang mutasi keluar, 4 CJH mutasi luar propinsi atau lintas embarlkasi,"terangnya.
Bagi CJH yang meninggal dunia, secara sistem penyelenggaraan haji tak dapat diganti oleh keluarganya. Melainkan, pengisian kuota oleh CJH yang ada dibawahnya.
CJH Gresik sendiri bergabung dalam 4 kloter yakni kloter 14, 15, 16, 43. Untuk kloter 14, pemberangkatannya dilepas oleh Bupati Sambari di Halaman Kantor Bupati Gresik, Selasa (17/9).
"Kloter 43 yang jumlah CJH 67 orang berangkat 29 September nanti. CJH itu jamaah pondok Maskumambang-Dukun,"pungkasnya.(sho) .

 

Artis ibukota hadiri deklarasi anti narkoba di Gresik
Support : coba ku banyangkan | gresik-satu template | gresik-satu template
Copyright © 2011. gresik-satu - Oke 86
Perubah Template Oleh gresik-satu.blogspot.com Publikasi oleh gresik-satu.blogspot.com
Kekuatan oleh gresiksatu