GRESIK-Memperingati Hari Buruh Internasional, ribuan buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Independen (SPI) Gresik, lebih memilih menggelar aksi bakti sosial dengan memberikan bingkisan kepada 150 anak yatim piatu daripada aksi turun jalan, Rabu (01/05)
"Kita memang membuat aksi berbeda dalam memperingati Hari Buruh Sedunia, yakni dengan memberikan bingkisan kepada anak yatim piatu serta sejumlah aksi simpati lainnya," kata Ketua SPI Gresik, Muhammad Nali dengan ekpresi serius.
Ditambahkan, pihaknya tidak membuat tuntutan apapun dalam peringatan Hari Buruh Sedunia tahun 2013 ini. Sebaliknya, lebih mengajak para buruh untuk berbuat aksi simpati dengan memberikan bantuan kepada warga dan anak yatim piatu, karena lebih efektif. Selain ituan kegiatan yang digelar mendapat dukungan dari paguyuban perusahaan penyedia jas pekerja (PPJP) Gresik yang diketuai H. Moh Thohir SE.
"Yang kami ajak dalam kegiatan sosial ini adalah ratusan warga dari tiga desa dan kelurahan yakni Kecamatan Tlogopojok, Rumoo serta Lumpur," tuturnya.
SPI merupakan serikat pekerja yang menjadi outsourcing di PT. Petrokimia Gresik (PKG).
Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Moh Qosim yang hadir mengapresiasi kegiatan positif tersebut. Sebab lebih bermanfaat bagi warga.
"Kegiatan ini sangat luar biasa, apalagi dengan memberikan bantuan kepada anak yatim piatu sebab secara sosial lebih bermanfaat dan efektif, sehingga tidak perlu menggelar aksi mogok kerja," katanya.
Untuk iru, Wabup Moh Qosim berharap, kegiatan ini bisa ditiru oleh buruh lainnya, yakni menggelar aksi simpati dalam peringatan Hari Buruh Sedunia.(sho)
Peringati Hari Buruh, SPI Gresik Bagi Bantuan Anak Yatim
Written By gresik satu on Rabu, 01 Mei 2013 | Rabu, Mei 01, 2013
Label:
humaniora


Posting Komentar