Buktinya, kubu pendukung Moh
Syafi’ menyiapkan manuver untuk memecah kekompakan kelompok pro mosi tidak
percaya dengan surat pernyataan dukungan kepada duet Ketua Tanfidz H.Moh Syafi’
AM, SH dan Ketua Dewan Syuro KH. Robbach Ma’sum hasil Muscab PKB Tahun 2011.
Dukungan untuk mematahkan kelompok anti Moh Syafi’ AM tersebut, diklaim berasal
dari 12 DPAC PKB se-Kabupaten Gresik.
“Klam 12 DPAC itu hanya
personal tanfidz. Buktinya, DPAC PKB Gresik, Dukun, Panceng, Benjeng dan
Menganti ikut tanda tangan menolak tuntutan itu. Kita segera berangkat ke
Jakarta,”tandas Drs. Chumaidi Ma’un yang menjadi juru bicara pendukung Syafi’
AM kepada wartawan sambil menunjukkan fotocopian surat pernyataan tersebut,
kemarin.
Namun ada kejanggalan dalam
surat pernyataan dari 12 DPAC PKB se-Kabupaten Gresik yang mendukung Moh Syafi’
AM tersebut. Sebab, banyak surat pernyataan yang tidak ada stempelnya. Selain
itu, mereka yang bertanda-tangan mayoritas bukan Ketua Dewan Syuro dan Ketua
Dewan Tanfidz DPAC PKB.
Sehingga, nuansa asal comot
untuk memecah belah kekuatan dari 12 DPAC yang mengajukan mosi tidak percaya
sangat kentara. Seperti DPAC Benjeng, Menganti, Gresik, Dukun, Panceng maupun
Sidayu.
Misalkan, DPAC PKB Driyorejo
yang hanya ditandatangani oleh Bendahara
yakni Muta’alim. Pasalnya, Ketua Dewan Syuro yakni H.Nurhuddin M.Pd membubuhkan
tandatangan untuk mosi tidak percaya pada Ketua Tanfidz Moh Syafi’ AM. Sedangkan
Ketua Tanfidz DPAC PKB Driyorejo yakni Imam Ashadi menjadi pendukung kubu Moh
Syafi’ AM. Sebab, Imam Ashadi memiliki ‘hutang budi’ dengan diangkat
sebagai Staf Ahli Fraksi PKB DPRD Gresik
yang mendapat gaji setiap bulannya.
Sementara itu, Ketua Dewan Syuro
DPAC PKB Driyorejo, H. Nurhuddin yang dikonfirmasi mengakui dirinya telah
membubuhkan tanda-tangan mosi tidak percaya kepada Ketua Tanfidz Moh Syafi’ AM.
Begitu juga Ketua DPAC PKB
Gresik, H. Sugiarto yang dikonfirmasi mengaku kaget karena H. Syamsul Bahri
yang membubuhkan tanda-tangan surat pernyataan dukungan kepada Moh Syafi’ AM.
Pasalnya, Syamsul Bahri sudah mengundurkan diri dari DPAC PKB Gresik.
“Surat pengunduran dirinya
(Syamsul Bahri) ada di DPC PKB Gresik. (Surat pernyataan dukungan) ini sangat
dipaksakan. Kita tetap kompak, tidak terpengaruh manuver
mereka,”tandasnya.(sho)


Posting Komentar