Headlines News :
Home » , » Launching Pilot Project Desa Berwawasan Pendidikan

Launching Pilot Project Desa Berwawasan Pendidikan

Written By gresik satu on Rabu, 26 September 2012 | Rabu, September 26, 2012


GRESIK- Desa Sidomulyo Kecamatan Sidayu di-launching sebagai Desa Berwawasan Pendidikan oleh  Bupati Dr. Sambari Halim Radianto, Rabu (26/9) yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita dipintu masuk ruang informasi pendidikan yang terletak di kantor desa.  Selain itu, ditandai dengan penombolan sirine yang dihubungkan dengan loudspeker atap dengan ciri khas setelah sirine berbunyi berkumandanglah suara doa akan belajar. 
Menurut salah seorang warga bernama Agung Sudafid, bahwa, sirine tersebut sebagai tanda awal belajar yang biasa berbunyi mulai jam 18.00 WIB.
”Kalau dengar sirine itu, semua tv yang ada di desa harus dimatikan. Lalu diikuti oleh seluruh pelajar yang ada di desa memulai belajar,”ujarnya.
Ditambahkan mahasiswa Universitas STIA Qomaruddin itu, masyarakat di desa tersebut dengan penuh kesadaran, ketika mendengar sirine langusng mematikan TV. Bahkan anak-anak yang berada diluar rumah, segera masuk  untuk memulai belajar.
Tokoh masyarakat Desa Sidomulyo, Ali Affandi mengakui,bahwa, penduduk desanya berpendidikan Sarjana Strata 1 (S1) sebanyak 151 orang dan 11 diantaranya telah menyelesaikan pendidikan Megister (S2) dari jumlah penduduk sebanyak 967 orang.
“Disini tidak ada buta huruf,”tandasnya
Pendidikan di desa Sidomulyo sudah menjadi budaya. Diantara para senior saling membantu yuniornya dengan memberikan bimbingan privat dan bantuan belajar. Tak hanya itu, pihak desa juga menyiapkan dengan menyediakan area hotspot dibeberapa tempat serta menyediakan informasi pendidikan dengan perangkat TI yang memadai.
Dengan dijadikannya desa Sidomulyo menjadi desa berwawasan pendidikan, maka pengurus desa setempat telah menyiapkan aturan yang mengikat. Misalnya Peraturan Desa (Perdes) untuk menguatkan peran serta masyarakat terkait penunjukan desa Sidomulyo sebagai desa berwawasan pendidikan.
Kades Sidomulyo, Tatib mengatakan,bahwa Perdes sudah mengatur jadwal jam wajib belajar mulai jam 18.00 – 20.00 WIB.  Pada jam tersebut, rumah tangga serta warung-warung yang buka diharap mematikan TV.
“Juga larangan untuk pelajar keluar rumah kecuali les dan kursus” katanya.
Untuk mendukung kebijakan tersebut, pihak desa setempat sudah menjadwal masyarakat desa untuk menjadi Satgas sukses belajar.
“satgas ini yang berkeliling desa untuk menertibkan”ujar Tabib.
Melihat kenyataan ini Bupati Gresik sangat mendukung upaya Dewan Pendidikan Gresik yang menjadikan Desa Sidomulyo sebagai pilot project Desa Berwawasan Pendidikan.
“Kami berharap agar desa ini menjadi contoh dan inspirasi bagi desa-desa lain di Gresik atau di Jawa Timur bahkan di Indonesia,”ujarnya.
Bupati Sambarik juga berjanji untuk menyiapkan anggaran pada APBD Gresik Tahun 2013 untuk Desa Berwawasan Pendidikan sesuai usulan dari Ketua Dewan Pendidikan Gresik, Drs. KH. Ach. Fathoni AS.(sho)

Share this post :

Poskan Komentar

 
Support : coba ku banyangkan | gresik-satu template | gresik-satu template
Copyright © 2011. gresik-satu - Oke 86
Perubah Template Oleh gresik-satu.blogspot.com Publikasi oleh gresik-satu.blogspot.com
Kekuatan oleh gresiksatu