GRESIK-Aksi penolakan pada rencana pemerintah menaikkan harga BBM
pada April depan, juga terjadi di Kabupaten Gresik. Sejumlah massa yang mengatasnamakan Rakyat
Indonesia Bergerak (RIB) melakukan aksi di depan Pasar Duduksampeyan
Kecamatan Duduksampeyan kabupaten Gresik.
Sambil membagi-bagikan selebaran kepada pedagang maupun
pengguna jalan disana. Selain itu, mereka melakukan orasi yang menecam
pemerintahan SBY-Boediono yang dianggap gagal menjalankan amanah rakyat. Sebab,
kebijakan yang diambil berakibat pada kesengsaraan rakyat
"Alasan kenaikan BBM sangat tidak logis, karena dinegeri kita sumber minyak yang berlimpah ruah. Kenaikan itu bukan kebijakan, tapi ngawur,"ujar Muzahid, korlap aksi dalam orasinya.
Pemerintahan SBY dan DPR, sambungnya, tidak berani bersikap tegas dalam memprioritaskan BBM untuk rakyatnya.
"Alasan kenaikan BBM sangat tidak logis, karena dinegeri kita sumber minyak yang berlimpah ruah. Kenaikan itu bukan kebijakan, tapi ngawur,"ujar Muzahid, korlap aksi dalam orasinya.
Pemerintahan SBY dan DPR, sambungnya, tidak berani bersikap tegas dalam memprioritaskan BBM untuk rakyatnya.
"Yang pasti kebijakan menaikan BBM adalah bertentangan
dengan UUD 45 dimana kewajiban negara mensejahterakan rakyat. Kami juga
mengajak serta kepada seluruh elemen masyarakat untuk menentang kebijakan yang
tidak pro rakyat,” tandasnya.(sho)



Posting Komentar