![]() |
| Muhammad, SE |
GRESIK-Mayoritas anggota Komisi C DPRD Gresik menunjukkan wajah
yang sangat geregetan setelah melakukan haering dengan jajaran direksi serta
dewan pengawas PDAM Gresik. Pasalnya, terkuat kinerja dewan pengawas yang
mandul. Buktinya, mereka yang mendapat gaji setiap bulannya tetapi tidak
menjalankan fungsinya.
“Tidak pernah ada evaluasi yang diberikan oleh dewan
pengawas pada direksi. Ini sangat aneh,”ujar anggota Komisi C, Mustofa dengan
nada kecewa, kemarin.
Kekecewaan anggota Komisi C DPRD Gresik semakin tinggi
karena salah satu dewan pengawas yang hadir langsung dalam hearing yakni Sekkab
Ir. Moh Najib, MM. Bahkan, seolah semua kesalahan ditumpahkan kepada Direktur
Utama (Dirut) PDAM Gresik, Muhammad, SE. Padahal, ada direktur umum dan
direktur teknik yang turut hadir dalam hearing tersebut.
Semestinya, posisi Direktur Utama lebih focus pada
managerial. Tetapi, suasana hearing seakan direksi tidak kompak dimana direktur
teknik maupun direktur umum tidak maksimal dalam menjalankan tugas pokok dan
fungsinya.
Ditambahkan Mustofa, kinerja PDAM Gresik kalau ditilik dari
dasar-dasar manajemen sangat lemah. Sebab, planning, organization, accounting
maupun controlling (POAC) tidak berjalan. Tak heran, ekpektasi masyarakat tidak
sebanding dengan realitas dilapangan. Sehingga, keluhan dari konsumen tak
pernah berkesudahan.
“Tidak mungkin, kinerja PDAM Gresik bertambah lebih baik
kalau dasar-dasar manajemennya lemah,”paparnya.
Diperparah lagi, fungsi controlling dari dewan pengawas yang
berjumlah 5 orang tidak maksimal. Sebab, pada hearing terungkap pengakuan dari
dewan pengawas tidak pernah memberikan evaluasi pada jajaran direksi.
“Sebenarnya, konsumen PDAM Gresik sangat kondusif. Tarif
PDAM kalau dinaikkan, tidak masalah asalkan suplai ke pelanggan lancer.
Kenyataanya, banyak konsumen yang mengeluh karena setiap bulan wajib membayar
tagihan tetapi suplai air tidak lancar,”urainya.
Hal senada diungkapkan Mustajab, anggota Komisi C lainnya.
Menurutnya, jajaran direksi maupun pengawas PDAM Gresik harus bersatu dan
menjalankan perannya sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Sehingga, terjadi
perbaikan dalam tubuh PDAM Gresik.
“Kalau direksi tidak akur dan dewan pengawas mandul, tidak
pernah ada perubahan yang lebih baik,”pungkasnya.(sho)



Posting Komentar