| Wakil Bupati Moh Qosim memberikan bantuan |
GRESIK-Untuk meningkatan
ekonomi kerakyatan, Bupati Sambari Halim Radianto mengelar sambung rasa denganpelaku utama usaha dan mitra usaha
dibidang agribisnis di Balai Desa Gadingwatu Kecamatan Menganti. Selain
dihadiri jajaran Muspida, juga hadir pengusaha agro procesing, agro niaga, perwakilan
dari Puspa Agro, lembaga pembiayaan dan perbankan, petani, peternak dan
petambak.
Dalam sambung
rasa, pengusaha tauge asal Desa Hulaan Kecamatan Menganti, Hamdani meminta
pemerintah menstabilkan harga polowijo dengan mengeluarkan standard harga.
“Bila harga
kacang hijau terlalu mahal akan sangat berpengaruh pada harga produksi
kami”ujarnya.
Sementara itu, Kades
Gadingwatu Kecamatan Menganti, Heru Sujatmiko mengeluhkan daerahnya yang
menjadi langganan banjir.
“Tolong Pak
Bupati ,agar anak Kali Lamong di daerah kami dikeruk dan dibuat pelengsengan
serta tanggul,”pintanya.
Menjawab berbagai
keluhan, Bupati Sambari menyatakan kesiapannya.
“Dananya sudah
ada. Kami juga minta tolong agar masyarakat disini untuk membantu dalam
pembebasan tanahnya. Kami tidak akan merugikan masyarakat disini karena tanah
tersebut akan kami ganti sesuai taksiran tim apprasial ,”tandasnya.
Bupati juga menyerahkan
beberapa bantuan untuk yatim piatu dan janda miskin. Selain itu, bantuan program
Sekolah Lapang – Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) 2012 berupa bibit padi unggul
ciherang di 14 desa senilai Rp. 88,8 juta, bibit jagung hibrida untuk 9
desa senilai Rp. 44,4 juta. Beberapa bantuan lain dari APBD Gresik 2012 berupa
Bantuan Pengembangan Jaringan Irigasi Rp. 120 juta dan Rp. 240 juta, Bantuan
pengembangan Jalan Usaha Tani Rp. 120 juta, dan bantuan 3 unit hand tractor.(sho)


Posting Komentar