![]() |
| Bupati dalam peresmian gedung KRT Poesponegoro |
GRESIK-Gedung Wahana Ekspresi, Seni dan Olahraga, KRT
Poesponegoro secara resmi diresmikan oleh Bupati Sambari Halim Radianto yang
bertepatan dengan Hari Jadi Kota Gresik
ke -525 yaitu pada Jum’at (9/3).
Sebelumnya, gedung yang diberdiri diatas bozem Tlogodendo Kelurahan
Sidokumpul Kecamatan Gresik ini dinamakan gedung Wahana Kreasi Tlogodendo
(WKT).
“Untuk menghormati Bupati Pertama Gresik, maka dinamakan
gedung KRT Poesponegoro” ujarnya saat peresmian.
Dalam peresmian tersebut beberapa mantan Bupati, Sekda dan janda
Bupati hadir sebagai undangan. Tampak mantan Bupati Wasiaji, Amiseno serta
Soewarso. Selain itu, isteri mantan
Bupati Alm. Djuhansyah maupun mantan Sekda Suhermanto dan Gunawan serta Isteri Alm.
Mahmud Zain.
Tentang Gedung Wahana Ekspresi, Seni dan Olahraga, KRT
Poesponegoro, Sekkab Ir Moh Najib mengatakan telah menghabiskan dana sebesar
Rp. 7 milyar.
“Dana ini terbagi
masing-masing Rp. 2,5 milyar untuk ruang terbuka hijau (RTH) yang berasal dari
dana APBN sedang pembangunan gedungnya dibiayai APBD Gresik sebesar Rp. 4,5
milyar,”ungkapnya.
Pada 2012 ini, sambung Ketua Dewan Pengawas PDAM Gresik
tersebut, masih ada pembangunan lagi yaitu pembangunan pengembangan untuk
Pedagang kaki lima
(PKL).
Sementara mantan Bupati Amiseno yang diberi kesempatan untuk
menyampaikan kesan tentang Gresik, mengaku bangga akan perkembangan Gresik.
“Untuk bisa maju, pemimpin harus berani dan inovatif”
katanya.
Terkait gedung ekspresi diatas bozem ini, Amiseno punya
kesan khusus.
“Dulu yang menguruk bozem ini adalah saya. Lalu saya pergunakan
tempat ini untuk sholat Ied yang pertama. Tujuan saya, agar seluruh staf saya
bisa sholat Ied ngumpul dan silaturahmi bersama,”kenangnya.(sho)



Posting Komentar